Bupati Tekankan Pentingnya Latihan Gabungan Mandiri untuk Misi Kemanusiaan

Latihan Gabungan Mandiri, sebagai upaya membentuk relawan muda yang tangguh dan tanggap kebencanaan, merupakan wujud dharma bakti  mereka kepada negeri ini dalam mengemban misi kemanusiaan, tutur Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dalam arahannya saat menjadi Pembina Apel Pembukaan Pelatihan Gabungan Mandiri Relawan Penanggulangan Bencana Korwil I di Lapangan Kelurahan Kalibeber, Rabu, (27/07/2022).

Lanjut Afif, dorongan dan semangat para relawan, untuk mengabdikan dirinya kepada masyarakat, bangsa dan negara, membentuk jiwa solidaritas dan kesetiakawanan yang tinggi di tengah kehidupan bermasyarakat. 

Untuk itu, pinta Afif, baik camat maupun kepala desa diminta memiliki relawan muda yang tangguh dan tanggap dengan kebencanaan. Sehingga, setiap terjadi bencana alam bisa segera terkoordinasi dan teratasi. Selain relawan kebencanaan, Afif juga menekankan, perlunya tenaga kesehatan di tingkat desa.

Diharapkan, semua relawan mampu memahami dan mempraktikkan materi yang diberikan instruktur dengan maksimal. Rencananya, dukungan sarana dan prasarana akan dipetakan secara bertahap dan difasilitasi oleh Pemkab Wonosobo.

“Semoga semua relawan yang mengikuti pelatihan ini mampu memahami dan mempraktikkan materi yang diberikan instruktur,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono mengungkapkan, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut dari proses rekrutmen relawan tangguh bencana pada Juni silam. Ditargetkan semua relawan mendapatkan pelatihan menyeluruh Pada 2023 mendatang.

Jelas Bambang, bentuk pelatihan yang diberikan merujuk pada standar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meliputi pembuatan alur laporan bencana, asesmen, dokumentasi media, pertolongan dalam pencarian, evakuasi bencana kecelakaan di air dan darat.

Latihan Gabungan Mandiri Korwil I dilaksanakan dari tanggal 27 sampai 29 Juli 2022.  Diikuti 50 relawan, perwakilan dari Kecamatan Wonosobo, Mojotengah, Watumalang, Garung, dan Kejajar.

“Latihan Gabungan Mandiri Korwil I ini diikuti oleh 5 Kecamatan dimana masing-masing mengirimkan relawan 10 orang, saya harap dengan SDM yang tangguh pertolongan pertama setiap terjadi bencana dapat cepat dilakukan,” tandas Bambang.

Posted by

Informasi dan Komunikasi Publik

28 Juli 2022 08:37

0 Comments

Post a comment