Deputi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana : Dana Desa Jangan Hanya Untuk Betonisasi Jalan Kampung Saja

Wonosobo — Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Mayjen TNI (Purn) Dody Usodo Hargo, S.IP, MM, melakukan kunjungan kerja ke Desa Beran, Kecamatan Kepil pada Rabu (10/2) untuk meninjau BUMDes Beran (Silatri). "Kita tidak boleh meninggalkan pemajuan sektor ekonomi, Dana Desa jangan hanya digunakan untuk betonisasi jalan kampung saja, namun bisa digunakan untuk usaha desa, salah satunya BUMDes dan usaha lainya yang bisa mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa", ucapnya.

Kunjungan kerja ini dilakukan untuk melihat sejauh mana realisasi pemanfaatan dana desa yang ada di wilayah-wilayah, yang kemungkinan kecil dipantau langsung oleh Pemerintah Pusat. Desa Beran di Kecamatan Kepil ini merupakan salah satu lokasi yang dipilih untuk kunjungan. "Kunjungan kerja yang saya lakukan disini untuk melihat realisasi di lapangan, seperti apa sih realisasi pemanfaatan dana desa itu, saya minta ke asdep untuk mencari lokasi yang kemungkinan kecil dipantau langsung oleh pemerintah pusat, maka ketemulah desa beran ini", katanya.

BUMDes Beran (Silatri) terbentuk sejak tahun 2015, diawali dengan mengembangkan sektor usaha Rest Area Silatri. Secara geografis Desa Beran terletak di sepanjang jalan, yang menghubungkan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Magelang maupun menuju Yogyakarta, sehingga sangat potensial untuk mengembangkan Rest Area di wilayah tersebut. Selain warung kuliner dan kios usaha masyarakat, di tempat ini juga berdiri sebuah mini market BUMDes, yang diberi nama "Silateri Indah" yang menyediakan segala kebutuhan selayaknya minimarket yang lain. Bahkan disini juga sudah dibangun pula dua buah kolam renang untuk ukuran anak-anak dan dewasa, sehingga masyarakat sekitar dan utamanya para pelaku perjalanan yang melintas dan memilih beristirahat sejenak untuk menghilangkan penat di tempat ini bisa memanfaatkan segala fasilitas yang ada.

Sementara itu melalui sambutan yang dibacakan Plt. Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD), Eko Suryantoro, S.Sos., M.Si., Bupati Wonosobo menyampaikan pada tahun 2020, Kabupaten Wonosobo mendapatkan Dana Desa sebesar Rp 217.226.851.000,- dan dialokasikan dalam berbagai sektor, salah satunya untuk BUMDes sebesar Rp 1.069.678.000,-. Selain itu juga mendapatkan bantuan keuangan, dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah Program Ketahanan Masyarakat dalam bentuk penyertaan modal bagi BUMDes, sejumlah 114 BUMDes masing-masing Rp 20.000.000,00 khusus desa merah dan kuning. Desa merah adalah desa dengan kategori tingkat kesejahteraan rendah, sedangkan desa kuning adalah desa dengan kategori tingkat kesejahteraan sedang. Dari sejumlah 236 desa, jumlah BUMDes yang ada ditahun 2020 adalah 180, dengan 91 BUMDes yang sudah terklasifikasi. Selain BUMDes, terdapat juga 3 BUMDesma, atau BUMDes Bersama di Kabupaten Wonosobo.

BUMDes Bersama ini menurut Bupati sangat bermanfaat, karena merupakan kerja sama antardesa, yang memiliki kesamaan potensi. Sehingga dengan cara ini, desa akan terhindar dari persaingan usaha, dapat bekerja sama secara sinergis dalam mengembangkan potensi daerah, sekaligus memperluas jangkauan kemitraan usaha. Saat ini di Wonosobo unit usaha BUMDes bergerak dibidang jasa, baik perdagangan, persewaan, serta Penyertaan Modal Unit Usaha Perdagangan Sembako. Kegiatan pengembangan BUMDes pun tidak hanya terbatas pada dunia usaha, namun juga dibidang keorganisasian, misalnya dengan berdirinya Pabuwon atau Paguyuban BUMDes Wonosobo, pada tahun 2017, dan diadakannya Rapat Koordinasi Pengurus BUMDes secara rutin, dua kali setiap tahunnya.

Bupati menegaskan Desa Beran merupakan salah satu desa di Kecamatan Kepil, yang memiliki banyak potensi dan berhasil mengembangkan BUMDes, hingga masuk dalam kategori maju. Potensi Desa Beran tidak terbatas hanya dari Sumber Daya Manusia saja, namun juga Sumber Daya Alamnya. Dari pemantauan dan hasil evaluasi, BUMDes Beran dinilai sudah mampu mewujudkan tujuannya, diantaranya mampu memberdayakan Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam yang tersedia, meningkatkan kapasitas warga masyarakat Desa Beran, menumbuhkembangkan sektor ekonomi warga masyarakat Desa Beran, dan mewujudkan desa yang mandiri.

"Saya berharap, BUMDes Beran dapat konsisten mewujudkan tujuannya, serta dapat menginspirasi desa-desa lain di wilayah Kabupaten Wonosobo untuk memberdayakan potensi-potensi yang ada di wilayah masing-masing. Sehingga dengan berdayanya desa, akan tumbuh masyarakat yang berdaya pula serta sejahtera", pungkasnya.

 

Written by

wonosobo

12 Februari 2021 13:26

0 Comments

Post a comment