Lulus Seleksi, 358 Pegawai Menerima SK PPPK

Wonosobo — Sebanyak 358 pegawai menerima Petikan Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), setelah sebelumnya dinyatakan lulus dalam seleksi. Secara simbolis, Petikan Keputusan diserahkan Bupati Wonosobo Eko Purnomo, S.E., M.M., didampingi Sekda Drs. One Andang Wardoyo, M.Si., dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Dr. Prayitno, S.Sos., M.Si. Penyerahan Petikan Pengangkatan PPPK di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo Formasi Tahun 2019 dilaksanakan pada hari Kamis, 11 Februari 2021 di Gedung Adipura Kencana Wonosobo, yang sebelumnya didahului dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja sebagai tidaklanjut amanat Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2019 Tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja. Masa hubungan kerja PPPK Formasi Tahun 2021 paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun.

Kepala BKD, Prayitno, menuturkan pelaksanaan seleksi melalui beberapa tahap, dimulai dengan pendaftaran. Sebagaimana surat Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor : B/214/FP3K/M.SM.01.00/2019 Tanggal 4 Februari 2019 Perihal Pengadaan PPPK Tahap I Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Wonosobo  bahwa, Eks Tenaga Honorer KII Guru dan Tenaga Kesehatan, serta Penyuluh Pertanian  yang dapat mendaftar sebanyak 575. Pendaftaran PPPK dilaksanakan secara online melalui portal SSCASN dan SSP3K BKN pada tanggal 12-17 Februari 2019. Khusus untuk Penyuluh Pertanian diperpanjang sampai dengan tanggal 20 Februari 2019. Berdasar verifikasi berkas yang diunggah online tersebut diketahui jumlah pendaftar sebanyak 478 orang dengan perincian, Tenaga Guru 403 orang, Tenaga Kesehatan       5 orang, Tenaga Penyuluh Pertanian 70 orang. Sementara itu hasil verifikasi didapatkan Memenuhi Syarat (MS) 437 orang, Tidak Memenuhi Syarat (TMS) 38 orang, dan Tidak diverifikasi 3 orang. Pendaftar yang tidak diverifikasi adalah pendaftar dari daerah lain yang masuk ke Pemerintah Kabupaten Wonosobo, yang kemudian dipindahkan by system ke daerah asal.

Sementara seleksi dilaksanakan dengan metode CAT UNBK pada tanggal 23-24 Februari 2019 di SMK Negeri 1 Wonosobo. Hasil CAT menunjukkan peserta yang memenuhi Nilai Ambang Batas (passing grade) dan dinyatakan Lulus sebanyak 362 orang, terdiri dari Tenaga Guru 288 orang, Tenaga Kesehatan 4 orang, Tenaga Penyuluh Pertanian 70 orang. Peserta Tidak Lulus sejumlah 75 orang, terdiri dari Tenaga Guru 74 orang, Tenaga Kesehatan 1 orang.

Pemberkasan sebagai syarat Usul Penetapan Nomor Induk PPPK dilaksanakan setelah diterbitkan Surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : 383 Tahun 2020 Tanggal 21 Oktober 2020 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo Tahun Anggaran 2020. Pemberkasan dilaksanakan secara elektronik mulai tanggal 8 Desember 2020 sampai dengan 21 Desember 2020. Jumlah Peserta Lulus yang mengikuti pemberkasan sebanyak 358 orang. Terdiri dari Tenaga Guru 286 orang, Tenaga Kesehatan 4 orang, dan Tenaga Penyuluh Pertanian 68 orang. Dari itu ada 4 orang yang tidak mengikuti pemberkasan dikarenakan 1 orang mengundurkan diri, 1 orang berurusan dengan hukum, 1 orang meninggal dunia, serta 1 orang tidak dapat diangkat karena usia melewati batas usia pensiun. Sementara Usul Nomor Induk PPPK dilaksanakan secara elektronik pada tanggal 31 Desember 2020 ke Kantor Regional I BKN Yogyakarta melalui aplikasi SAPK, dan Realisasi Penetapan Nomor Induk PPPK sebanyak 358.

"Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, penyerahan Petikan Keputusan Pengangkatan PPPK dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Hanya 58 peserta dari 358 peserta yang di hadirkan pada saat penyerahan simbolis, selebihnya petikan keputusan pengangkatan tetap diserahkan pada hari itu juga namun secara bertahap menjadi 6 sesi, dengan interval waktu 30 menit", jelas Prayitno.

Dalam sambutanya, Bupati Wonosobo, Eko Purnomo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BKD Kabupaten Wonosobo yang telah berupaya penuh dan berhasil menyelenggarakan seleksi PPPK dengan transparan dan akuntabel. "Saya yakin proses penyelenggaraan seleksi PPPK ini tidak mudah dan menemui hambatan-hambatan tertentu, namun BKD telah berhasil melampauinya dan kini sudah terpilih PPPK yang dinilai terbaik dibidangnya".

"Selain itu, penjaringan PPPK formasi tahun 2019 ini terlaksana transparan dan akuntabel dengan sistem Computer Assisted Test UNBK, sehingga terhindar dari praktik-praktik yang tidak baik. Peserta seleksi secara ketat diuji kompetensinya by sistem, sehingga Saudara adalah orang-orang yang terseleksi secara murni dari kemampuan masing-masing".

"Saya minta kepada para PPPK yang menerima SK, untuk dapat bekerja dengan lebih baik, bersemangat, dan bertanggung jawab sesuai dengan instansinya masing-masing. Kami berharap Saudara dapat secara aktif berkontribusi dalam kemajuan Wonosobo bersama-sama. Tunjukkan  kinerja terbaik, karena Saudara sekalian adalah orang-orang terpilih. Tunjukkan pula dedikasi dan loyalitas dalam bekerja, untuk memberikan pelayanan publik yang bermutu. Teruslah belajar, memperbaiki diri, dan mengembangkan potensi, karena tugas dan tanggung jawab yang kita emban kedepan, akan semakin berat"

Diakhir sambutan Bupati tidak bosan berpesan, sembari mengajak untuk selalu menegakan prokes demi memutus rantai penebaran covid-19. "Saya berpesan kepada seluruh PPPK yang menerima SK pada hari ini, jadilah pegawai yang dapat menjadi panutan lingkungan kerja dan dalam penerapan protokol kesehatan. Berilah contoh yang baik kepada seluruh masyarakat, terkait dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan ditengah pandemi yang masih belum usai ini", pungkasnya.

Written by

wonosobo

15 Februari 2021 08:12

0 Comments

Post a comment