Tim Gabungan Forkopimda Bersama Satgas Covid-19 Wonosobo Laksanakan Penyemprotan Desinfektan dan Lanjutkan Operasi Yustisi

Wonosobo — Satgas Covid-19 melaksanakan penyemprotan desinfektan dan melanjutkan pelaksanaan Operasi Yustisi pada Sabtu (06/02) di titik-titik lokasi yang sudah ditentukan di wilayah Wonosobo dalam upaya menekan angka penyebaran Covid-19. Sebelumnya, sudah dilakukan penutupan beberapa lokasi pada Jumat (05/02) malam. Penyemprotan desinfektan dilakukan siang hari pada lokasi-lokasi yang sudah ditutup agar tidak mengganggu aktifitas warga, dan malam hari akan dilakukan lebih luas di tempat-tempat umum dengan tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat dalam beraktifitas. Adapun sosialisasi dan pembagian masker akan dilakukan di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, operasi direncanakan untuk dilaksanakan ke arah Pasar Induk Wonosobo.

“Saya harap ini (sosialisasi dan pembagian masker-red) bisa dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Wonosobo,” ungkap Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo, Letkol CZI Wiwid Wahyu Hidayat dalam Apel Tim Gabungan Pengawas Protokol Kesehatan, Sabtu (06/02) pagi. Dandim 0707/Wonosobo juga melaporkan bahwa jajarannya sudah melaksanakan Operasi Yustisi dan sosialisasi secara intens baik secara mandiri maupun gabungan sejak 1 Februari 2021, dan akan tetap dilaksanakan secara lebih massif sampai dengan 8 Februari 2021 sesuai anjuran dari pemerintah pusat.

Dalam arahannya, Dandim 0707/Wonosobo menyampaikan bahwa rumah sakit yang ada di Kabupaten Wonosobo sudah mulai penuh akibat meningkatnya kasus masyarakat terpapar Covid-19. Saat ini Kabupaten Wonosobo termasuk dalam kategori Zona Orange, dan diharapkan kasus tidak merangkak naik sehingga menjadi Zona Merah. “ Kalau kita masuk ke Zona Merah tentunya aksi, perintah yang akan kalian terima juga pasti akan lebih keras,” ujar Dandim 0707/Wonosobo.

PSBB dan PPKM yang dilaksanakan secara penuh menimbulkan dampak kepada masyarakat. Masyarakat yang harus berjuang untuk mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan akan terganggu karena pemberlakuan PSBB dan PPKM yang harus dilaksanakan di Zona Merah. Oleh karena itu, Dandim 0707/Wonosobo menghimbau untuk berusaha bersama-sama agar Kabupaten Wonosobo tidak berubah kategori menjadi Zona Merah. Pihaknya meminta untuk tidak segan-segan memberikan teguran kepada siapapun yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Tidak usah sungkan-sungkan, tidak usah ragu-ragu, di manapun Anda berada, di manapun Anda melintas, saat ada masyarakat yang tidak mematuhi protokol agar ditegur. Ditegur, jangan didiamkan. Sekecil apapun itu, itu ada manfaatnya. Hari-hari saya perintahkan untuk melaksanakan itu, tidak mesti harus ada operasi besar-besaran di depan asrama, di depan kantor kecamatan, atau di pusat kerumunan. Tidak harus besar-besaran, sekecil apapun itu pasti berarti, daripada kita tidak berbuat sama sekali,” pungkasnya.

Written by

wonosobo

06 Februari 2021 11:53

0 Comments

Post a comment