Wabup Dorong LPKS Bermutu Unggul

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Wonosobo menggelar pembinaan bagi lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS) dan balai latihan kerja (BLK), Kamis (2/12/2021). Diikuti sedikitnya 24 Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) dan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas, pembinaan yang digelar di Aula Dinas Nakertrans tersebut direncanakan berlangsung selama 3 hari dan ditujukan untuk  meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), mengembangkan kompetensi dan produktivitas, kerja, serta disiplin yang berkualitas.

Wakil Bupati Wonosobo, Muhammad Albar, dalam sambutan pembukaannya, berpesan kepada para peserta untuk senantiasa bersungguh-sungguh dalam meningkatkan mutu kerja terbaik dan performa lembaga, sehingga mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan mumpuni. “Era revolusi industri 4.0 menuntut kesiapan kompetensi dalam akses teknologi dan informasi, sehingga Kepala Disnakertrans perlu terus membimbing dan membina LPKS yang ada di Wonosobo ini,” kata Albar. Kesiapan e-marketing disebut mantan wakil Ketua DPRD itu menjadi kompetensi lain yang mesti dimiliki demi menyesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini. LPKS dan BLK Komunitas, menurut Albar harus lebih termotivasi, mengingat sektor masih banyak potensi di Kabupaten Wonosobo yang bisa dikembangkan. “Kita ketahui bersama bahwa wonosobo memiliki potensi lokal yang besar namun minim sumber daya manusia yang kompeten di bidang itu,”tandas Albar.

Selaras dengan Wabup, Andi Setiawan salah satu peserta pembinaan dari LPKS Binus mengapresiasi penuh adanya inisiatif pemerintah untuk lebih aktif membantu lembaga swasta berkembang. Andi mengaku baru pertama kalinya mendapatkan ilmu dan pengalaman digital marketing yang berharga, dan berharap agar ke depan dapat mengeksplorasi platform itu melalui media sosial dan dapat bersatu dengan BLK. “Saya tertarik dengan digital marketing dan berharap semoga saya benar-benar mampu menguasai programnya,” ungkap Andi.

Kepala Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Wonosobo, Yuni menambahkan, di era digitalisasi LPKS harus memiliki standar akreditasi yang unggul. Menurut Yuni, adanya pembinaan digital marketing ini dapat memperbaiki sistem kelembagaan yang lebih terorganisasi. “Saya minta LPKS dilibatkan dalam kegiatan pembinaan yang lain, untuk peserta didik silakan memilih lembaga pelatihan baik LPKS atau pun BLK sesuai dengan keinginan karena visi dan mutunya sama,” pungkasnya.

 

(Doni – Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo)

 
 
 
Posted by

Wahid Hasim

03 Desember 2021 08:16

0 Comments

Post a comment