Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengukuhkan Pengurus Kesatuan Pelajar Anti Narkoba (KAPA) Kabupaten Wonosobo Masa Bhakti 2026–2027 di Pendopo Selatan, Senin (29/6/2026). Pengukuhan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran generasi muda sebagai pelopor dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus membangun karakter pelajar yang tangguh dan berintegritas.
Dalam sambutannya, Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi kepada para pelajar yang memilih aktif dalam organisasi positif seperti KAPA. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam organisasi tidak hanya menjadi wadah pengembangan potensi, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelajar yang telah berkomitmen menjadi bagian dari Kesatuan Pelajar Anti Narkoba. Semangat ini menunjukkan bahwa generasi muda Wonosobo memiliki kepedulian terhadap masa depan dirinya, lingkungannya, dan bangsanya," ujar Bupati.
Ia menambahkan, keberadaan organisasi seperti KAPA memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda menghadapi bonus demografi. Menurutnya, bonus demografi hanya akan menjadi kekuatan apabila diisi oleh sumber daya manusia yang sehat, produktif, berkarakter, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
"Organisasi seperti KAPA menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting untuk membangun mental, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Bekal inilah yang akan mempersiapkan para pelajar menjadi generasi unggul yang mampu memanfaatkan bonus demografi sebagai peluang, bukan tantangan," imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut juga dibacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia dalam rangka Peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) Tahun 2026. Dalam sambutan tersebut ditegaskan bahwa pemberantasan narkoba merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Generasi muda diharapkan menjadi pelopor dalam membangun lingkungan yang sehat, aman, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Bupati juga berpesan kepada seluruh pelajar agar senantiasa menjauhi narkoba, bijak dalam memilih pergaulan, serta terus mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang positif dan bermanfaat.
"Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Masa depan bangsa ada di tangan kalian," pesannya.
Sementara itu, Ketua KAPA Kabupaten Wonosobo Masa Bhakti 2026–2027 yang baru dikukuhkan, Anggun Dwita R., menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap KAPA dapat terus menjadi wadah bagi pelajar untuk berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
"Kami siap menjalankan tugas dan berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan pelajar yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Semoga KAPA dapat menjadi organisasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat dan mampu menginspirasi lebih banyak pelajar untuk bersama-sama menjaga masa depan generasi bangsa," ungkapnya.
Melalui pengukuhan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap KAPA mampu menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran pelajar akan bahaya narkoba sekaligus mencetak generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
0 Komentar