Lewati ke konten utama
1/3

PPDI Kalikajar Pertahankan Gelar Juara PPDI Cup 2026

Superadmin
20 kali dilihat

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengapresiasi penyelenggaraan PPDI Cup 2026 yang dinilai tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi antar pemerintah desa se-Kabupaten Wonosobo.

Menurut Afif, semangat persaudaraan tersebut terlihat sepanjang pertandingan hingga laga final yang mempertemukan PPDI Kecamatan Kalikajar dan PPDI Kecamatan Kertek di Alun-alun Wonosobo, Kamis (1/10/2026).

“Dari awal sampai akhir, pertandingan relatif berlangsung kondusif. Ketika ada benturan antar pemain, mereka langsung saling menyapa karena sudah dilandasi pemahaman bahwa kita semua bersaudara. Ini contoh baik dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola,” ujar Afif.

Ia berharap kegiatan olahraga seperti PPDI Cup dapat terus dikembangkan sebagai ruang interaksi positif bagi aparatur pemerintahan desa sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat. Penggunaan Alun-alun Wonosobo sebagai lokasi pertandingan juga dimaksudkan agar masyarakat dapat menyaksikan pertandingan lebih dekat sekaligus ikut meramaikan kawasan tersebut.

Pada laga final, PPDI Kecamatan Kalikajar kembali menunjukkan ketangguhannya dengan mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan PPDI Kecamatan Kertek melalui adu penalti dengan skor 4-1.

Pertandingan berlangsung ketat. Kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Kalikajar sempat tertinggal lebih dahulu sebelum berhasil menyamakan kedudukan. Pemenang akhirnya ditentukan melalui adu penalti.

Atas keberhasilannya mempertahankan gelar, PPDI Kecamatan Kalikajar menerima trofi dan uang pembinaan sebesar Rp4 juta. Sementara PPDI Kecamatan Kertek sebagai runner-up memperoleh hadiah sebesar Rp3 juta.

Kapten PPDI Kalikajar, Ardi, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan timnya mempertahankan gelar juara. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi gelar juara kedua secara beruntun setelah sebelumnya menjuarai kompetisi pada 2025.

“Alhamdulillah, kami bisa mempertahankan juara. Kami sempat tertinggal, tetapi akhirnya bisa menyamakan skor dan unggul dalam adu penalti,” kata Ardi.

Ia menambahkan, Kalikajar telah tiga kali tampil di partai final. Komposisi tim juga relatif tidak banyak berubah dalam dua tahun terakhir. Selain perangkat desa, tim diperkuat aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Kecamatan Kalikajar serta seorang anggota Polsek Kalikajar.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Wonosobo Eko Purwanto mengatakan, PPDI Cup 2026 merupakan kompetisi pertama yang diselenggarakan secara mandiri oleh PPDI. Sebelumnya, kompetisi serupa digelar oleh pemerintah daerah dengan nama Piala Kemerdekaan.

Eko mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dievaluasi, terutama terkait persiapan penyelenggaraan yang dilakukan dalam waktu terbatas. Evaluasi tersebut diharapkan menjadi bahan perbaikan untuk penyelenggaraan berikutnya.

“Harapannya, kompetisi ini tidak hanya menjadi pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten, sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan semangat sportivitas dan persaudaraan yang ditunjukkan sepanjang kompetisi, PPDI Cup 2026 diharapkan dapat menjadi agenda olahraga yang terus berkembang sekaligus memperkuat hubungan antar pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten Wonosobo.