Lewati ke konten utama
1/3

Sinergi Lintas Sektor Kawal Pilkades Serentak 2026

Superadmin
42 kali dilihat

Pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 agar seluruh tahapan berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif. Hal tersebut, disampaikan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar Polres Wonosobo bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan unsur terkait di Aula Endra Dharmalaksana Polres Wonosobo, Rabu (23/9/2026).

“Pilkades yang akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Wonosobo merupakan proses penting bagi masyarakat desa. Karena itu, seluruh pihak harus bersama-sama menjaga agar setiap tahapan berjalan dengan baik, aman, tertib dan kondusif,” ujar Afif.

Menurut Bupati, antusiasme masyarakat terhadap pelaksanaan Pilkades telah terlihat sejak tahapan pendaftaran bakal calon. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar komunikasi dan koordinasi antar unsur terus diperkuat, sehingga setiap tahapan dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Afif juga berharap seluruh peserta Pilkades beserta pendukungnya dapat menjaga sikap dan menghormati setiap tahapan yang telah ditetapkan. Perbedaan pilihan, menurutnya, merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.

“Yang kita harapkan seluruh rangkaian Pilkades di Kabupaten Wonosobo dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif, serta menghasilkan kepala desa yang memiliki integritas, mampu menjadi teladan bagi masyarakat dan dapat membawa kemajuan bagi desanya,” kata Afif.

Ia menekankan, keberhasilan pelaksanaan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah atau aparat keamanan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, termasuk pemerintah desa, panitia, peserta, pendukung dan masyarakat. “Kesuksesan pelaksanaan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Kita semua memiliki peran untuk menjaga proses ini agar berjalan dengan baik dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dari sisi pengamanan, Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kesiapan perlu dibangun sejak awal dengan melibatkan seluruh unsur yang memahami kondisi wilayah masing-masing.

“Kami ingin membangun awareness dan kesiapsiagaan dalam rangka pelaksanaan Pilkades di 166 desa. Setiap tahapan harus kita antisipasi sejak awal agar apabila terdapat potensi permasalahan dapat segera dikoordinasikan dan ditangani secara tepat,” ujar Ricky.

Sebelum Rakor Lintas Sektoral dilaksanakan, Polres Wonosobo juga telah melakukan komunikasi dengan berbagai unsur di tingkat desa. Salah satunya melalui sarasehan bersama Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo pada Jumat (18/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Polres Wonosobo menghimpun informasi, perkembangan dan masukan dari perangkat desa mengenai dinamika di masing-masing wilayah, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkades. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu bahan dalam pemetaan dan penentuan langkah antisipasi bersama.

Kapolres menilai pemerintah desa dan perangkat desa memiliki posisi penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi daritingkat desa menjadi bagian penting dalam mendukung langkah pencegahan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.

Jajaran kapolsek juga diminta terus berkoordinasi dengan camat dan danramil di masing-masing wilayah. Koordinasi tersebut diperlukan agar setiap perkembangan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

“Pengamanan tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan suara. Seluruh rangkaian tahapan harus dipersiapkan secara komprehensif agar pelaksanaan Pilkades dapat berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif,” jelas Ricky.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, tahapan Pilkades saat ini masih berjalan, termasuk proses pencalonan dan seleksi bakal calon di sejumlah desa. Sejumlah desa juga masih menjalani tahapan sesuai ketentuan karena jumlah pendaftar belum memenuhi atau melebihi ketentuan.

Berbagai dinamika tersebut menjadi bahan pemetaandan pencegahan. Setiap perkembangan akan terus dikomunikasikan bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan unsur terkait untuk menentukan langkah yang diperlukan.

“Kalau ada pelanggaran, dokumentasikan dan buat berita acara. Kita kedepankan pendekatan persuasif dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Ricky.

Untuk mendukung pengamanan, Polres Wonosobo juga menyiapkan kekuatan personel sesuai kebutuhan. Apabila diperlukan, dukungan personel dari satuan kewilayahan lain akan dikoordinasikan untuk memperkuat pengamanan di lapangan.

“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari dinamika dalam pemilihan. Namun perbedaan tersebut tidak boleh berkembang menjadi perselisihan yang mengganggu hubungan antar masyarakat. Kita ingin Pilkades berjalan sebagai proses demokrasi di tingkat desa yang aman, tertib dan tetap menjaga persaudaraan,” pungkas Ricky.

Melalui penguatan komunikasi dengan perangkat desa, pemetaan perkembangan di lapangan dan koordinasi lintas sektoral, Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama jajaran keamanan dan seluruh unsur terkait terus mematangkan langkah untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades serentak di 166 desa dapat berlangsung aman, tertib, lancar dan kondusif, dengan tetap menjaga persaudaraan serta kepentingan masyarakat.