Lewati ke konten utama
1/3

Pemkab Wonosobo Salurkan Bantuan Rp135 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran Tieng

Superadmin
24 kali dilihat

Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Senin (21/9/2026), bersama sejumlah lembaga dan pihak terkait, menyalurkan bantuan Rp135 juta kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Krajan, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu, 12 September 2026 sekitar pukul 08.30 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan 11 rumah terbakar habis, sementara sejumlah bangunan lainnya mengalami kerusakan berat dan ringan. Sehingga ada 16 kepala keluarga (KK) atau 49 jiwa yang terdampak langsung. Dengan Estimasi kerugian mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Bantuan yang diserahkan, berasal dari beberapa pihak, antara lain Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp20 juta, BAZNAS Rp20 juta, KORPRI Rp15 juta, dan CSR Bank Jateng Rp80 juta.

Selain bantuan uang, warga terdampak juga mendapatkan dukungan berupa semen, seng, perlengkapan bangunan, logistik, kebutuhan sehari-hari, serta berbagai bantuan lainnya. Hal tersebut, untuk memenuhi kebutuhan warga selama menjalani proses pemulihan setelah terdampak kebakaran.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan empati dan keprihatinan kepada warga yang terdampak. Pemerintah Kabupaten Wonosobo, akan terus memberikan perhatian dan dukungan agar warga dapat melalui masa pemulihan dengan baik.

“Musibah ini memang telah berlalu, tetapi perhatian kita kepada warga tidak boleh berhenti. Pemerintah hadir bersama masyarakat dan berbagai pihak untuk membantu proses pemulihan, agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Afif.

Jelas Afif, dukungan terhadap warga Tieng juga datang dari berbagai unsur, baik dari relawan, komunitas, dan lembaga swasta lainnya. Bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dunia usaha, relawan, komunitas, dan masyarakat dalam membantu warga menghadapi dampak kebakaran. Semangat gotong royong diharapkan terus terjaga sehingga proses pemulihan dapat berjalan secara bertahap sesuai kebutuhan warga.

Bupati menyampaikan, musibah ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian dan gotong royong ketika masyarakat menghadapi musibah. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu mereka kembali menata kehidupan setelah kehilangan rumah dan harta benda akibat kebakaran.