Lewati ke konten utama
1/3

Pisah Sambut Kepala Kemenag Wonosobo, Perkuat Sinergi Demi Kerukunan dan Kemajuan Daerah

Admin
81 kali dilihat

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat acara pisah sambut dan hantar tugas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Senin, (20/7/2026), di Aroma Resto, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergitas dan kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam melayani masyarakat, utamanya dalam bidang keagamaan, pendidikan dan kemasyarakatan.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih selama tiga tahun terakhir tidak terlepas dari kepemimpinan yang mampu membangun komunikasi, kolaborasi, dan sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo maupun seluruh elemen masyarakat.

Bupati menilai hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Kementerian Agama telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kerukunan umat beragama, meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan, memperkuat pendidikan keagamaan, hingga mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai religius dan kebersamaan.

Ia juga menegaskan, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai-nilai keagamaan, toleransi, moderasi beragama, serta ketahanan keluarga. Oleh karena itu, sinergi dalam bidang pendidikan keagamaan, pembinaan umat, pencegahan perkawinan usia dini, penanganan perceraian, hingga penguatan kerukunan antarumat beragama diharapkan dapat terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Kemenag yang baru.

"Semoga pengabdian Bapak Panut di tempat tugas yang baru semakin membawa manfaat. Kepada Bapak H. Edi Sungkowo, kami menyampaikan selamat datang dan siap melanjutkan kolaborasi untuk bersama-sama membangun Kabupaten Wonosobo yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera," ujar Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo periode 2023–2026, H. Panut, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), seluruh instansi, serta masyarakat selama dirinya menjalankan amanah.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu capaian yang patut disyukuri adalah meningkatnya Indeks Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Wonosobo dari tahun ke tahun. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang memiliki komitmen menjaga harmoni di tengah masyarakat.

"Kerukunan menjadi prioritas kami karena merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi Kementerian Agama dalam melayani umat. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo, FKUB, dan seluruh mitra yang telah mendukung sehingga kerukunan umat beragama di Wonosobo terus terjaga dengan baik," ungkapnya.

Meski demikian, Panut mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu menjadi perhatian bersama, terutama tingginya angka perceraian dan pernikahan usia dini di Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, tokoh agama, lembaga pendidikan, maupun masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang pada tahun ini membuka program Sekolah Online Orang Dewasa sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas keluarga dan sumber daya manusia. Kementerian Agama, kata Panut, turut mendukung program tersebut melalui para penyuluh agama dengan menyisipkan sosialisasi berbagai program pemerintah kepada masyarakat.

Selain itu, Panut juga bersyukur renovasi Gedung Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dapat terlaksana berkat dukungan banyak mitra dan berbagai pihak yang selama ini terus bersinergi dengan Kementerian Agama.

Di akhir masa tugasnya, ia berpesan kepada para pendidik untuk terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar angka putus sekolah dapat ditekan. Ia juga meminta para penyuluh agama yang berada di garda terdepan untuk terus mengedukasi masyarakat dalam upaya menekan angka pernikahan dini dan perceraian.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh OPD, instansi, mitra kerja, dan semua pihak yang telah mendukung kami selama ini. Mohon maaf apabila dalam menjalankan amanah masih banyak kekurangan. Mohon doa restu agar kami dapat terus memberikan manfaat di tempat tugas yang baru," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo yang baru, H. Edi Sungkowo, menyatakan siap melanjutkan seluruh program dan capaian yang telah dibangun oleh pendahulunya.

Ia mengakui bahwa apa yang telah dirintis H. Panut menjadi fondasi yang sangat baik sekaligus tantangan untuk dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan tersebut lahir dari komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, instansi vertikal, organisasi keagamaan, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Apa yang telah dilakukan Bapak Panut akan kami teruskan. Ternyata tugas ini sangat berat, terutama bagaimana menjaga komunikasi dan membangun kolaborasi dengan seluruh instansi sebagaimana yang telah beliau lakukan," ujarnya.

Edi juga menyinggung sejumlah capaian yang telah diraih Kabupaten Wonosobo, di antaranya keberhasilan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Ma'arif (Porsema) tingkat Jawa Tengah yang berlangsung meriah, serta adanya dukungan pembangunan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo.

Ia berharap seluruh jajaran Kementerian Agama dapat terus memegang nilai-nilai yang selama ini menjadi pedoman, yakni menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik, bersikap peka terhadap kebutuhan masyarakat, bekerja secara akurat, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

"Insyaallah amanah dari Menteri Agama melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya bersama seluruh jajaran. Kami berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, seluruh stake holder, dan masyarakat agar sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ungkapnya.

Momentum pisah sambut ini menjadi penanda berlanjutnya estafet kepemimpinan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo sekaligus memperkuat komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan Kementerian Agama dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas, menjaga kerukunan umat, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 5 + 1 ?