Lewati ke konten utama
1/3

TMMD Sengkuyung Tahap IV 2026, Bangun Jalan dan Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Desa

Superadmin
34 kali dilihat

Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sitiharjo, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Selasa (13/10/2026). Kegiatan ini, wujud nyata kolaborasi lintas sektor dan semangat gotong royong dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan perwujudan komitmen bersama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk menjawab kebutuhan warga sekaligus memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah,” tegas Bupati.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat agar berbagai program pembangunan berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata. “Ketika pemerintah, TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat berjalan dalam irama yang sama, maka tantangan pembangunan sebesar apapun dapat kita hadapi bersama,” ucapnya.

Selain itu, pembangunan harus berangkat dari kebutuhan nyata Masyarakat. Karena itu, Ia mengajak kepada perangkat kecamatan dan desa serta masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan TMMD, termasuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan, memperkuat koordinasi dengan jajaran TNI dan instansi terkait, serta menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, meliputi betonisasi jalan penghubung Dusun Topengan dan Dusun Suruhan sepanjang 619 meter, dengan lebar 2,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Selain itu, dilakukan pembangunan senderan sepanjang 50 meter untuk mendukung peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.

“Melalui pembangunan jalan ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, khususnya petani menuju lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menunjang kegiatan ekonomi warga. Peningkatan kualitas jalan juga diharapkan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang melintasi jalur penghubung antar dusun,” terangnya.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, wawasan, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia masyarakat desa.

Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), edukasi kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan keluarga berencana (KB), hingga pelayanan administrasi kependudukan.

Sementara itu, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026 merupakan bentuk nyata pengabdian TNI kepada masyarakat melalui percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah pedesaan.

Dandim menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya partisipasi masyarakat, kuatnya semangat gotong royong, dan keberlanjutan manfaat program setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

“Pelaksanaan TMMD, menjadi momentum untukmemperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus membangun sinergi dengan pemerintahdaerah, Polri, pemerintah desa, dan seluruh elemenMasyarakat,” tegasnya.

Melalui TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2026, diharapkan pembangunan di Desa Sitiharjo dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah desa, dan warga.

“Semangat gotong royong yang terbangun tidak berhenti ketika kegiatan selesai, tetapi terus menjadi modal bersama dalam menjaga hasil pembangunan, mengembangkan potensi desa, dan mewujudkan Wonosobo yang semakin maju serta Sejahtera,” pungkasnya.