Menurutnya, 46 paket tersebut meliputi 3 paket pekerjaan di Dinas Kesehatan senilai 5,84 Milyar dengan periode lelang mulai 18 Desember 2014 dan perkiraan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tanggal 26 Januari 2015. Berikutnya 15 paket di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga senilai 12,764 Milyar dengan periode lelang mulai 16 Desember 2014 dan perkiraan SPMK tanggal 22 Januari 2015. Dinas Pekerjaan menjadi SKPD dengan jumlah paket pekerjaan terbanyak, yakni 46 paket senilai 43,258 Milyar dengan periode lelang dibagi tiga, yakni dimulai 18 Desember 2014 dengan perkiraan SPMK tanggal 26 Januari 2015, tanggal 22 Desember 2014 perkiraan SPMK tanggal 28 Januari 2014 dan tanggal 24 Desember dengan perkiraan SPMK tanggal 30 Januari 2015.
Capaian pelaksanaan kegiatan sendiri, sampai dengan akhir November tercatat sebesar 70,73%. Angka ini lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya dalam periode yang sama, yakni 52,94%. Rinciannya, menurut Tarjo, dari 2130 kegiatan 349 belum dilaksanakan, 670 sedang proses dan 111 sudah dilaksanakan.
Terkait mekanisme pelaporan kegiatan proyek, mulai tahun 2015 penyusunan laporan bulanan akan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Administrasi Pembangunan (SIAP) secara online, yang dilakukan oleh Admin. Rencananya sistem ini akan dimulai pada Januari 2015.
Sekretaris Daerah, Eko Sutrisno Wibowo, minta agar pekerjaaan yang belum selesai agar segera dikerjakan, bahkan jika perlu harus lembur. Sedang pekerjaan yang belum 100 persen jangan di 100% kan, karena hal ini akan bertentangan dengan hukum. Untuk peng-SPJ-an kegiatan sendiri agar segera dilakukan karena sudah masuk akhir tahun. Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, paling lambat tanggal 20 Desember semua SPJ sudah harus masuk, sehingga tidak ada lagi keterlambatan kegiatan.
0 Komentar