Ia menjelaskan, kriteria anggota Linmas yang menerima tali asih adalah mereka dengan masa pengabdian di atas 20 tahun dan yang bersangkutan saat ini masih aktif sebagai anggota Linmas. Pihaknya berharap, pemberian tali asih maupun uang duka tersebut dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Saat ini tercatat jumlah anggota Linmas aktif di Wonosobo sebanyak 7625 orang, beberapa diantaranya ada yang berusia di atas 60 tahun.
Ke depan pihaknya berencana akan mengusulkan kenaikan besaran dana tali asih, oleh karena itu pihaknya berharap semua pemangku kebijakan di pemerintahan Kabupaten Wonosobo ikut mendukung dan bisa merealisasikannya.
Sementara itu, Wakil Bupati Wonosobo, Maya Rosida, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa keberadaan satuan linmas dari waktu ke waktu selalu dibutuhkan baik dalam mengantisipasi dan menanggulangi bencana, bela negara, penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Oleh karena itu, para anggota linmas secara perorangan maupun kesatuan diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kewaspadaan dini, agar siap siaga menghadapi segala potensi bencana dan indikasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Eksistensi satuan linmas di daerah, pada masa-masa mendatang dipandang sangat strategis, terutama pada penugasan pelaksanaan pemilukada, sehingga mereka diminta tidak mudah terpengaruh isu-isu negatif secara berlebihan dan terpenting terus berkarya menunjang program pemerintah.
Maya juga berharap, agar mereka mampu meningkatkan konsolidasi guna memantapkan strategi dan kesiapan dalam melaksanakan tugasnya, serta ikut membangun kesadaran dan kepedulian masayarakat, dalam kehidupan sehari-hari, yang merupakan aktualisasi dari sikap bela negara, yang harus selalu dipertahankan serta di dipupuk sebagai upaya bersama untuk meneruskan perjuangan para pendiri bangsa.
Terkait pemberian tali asih, Maya berharap, bantuan jangan dilihat dari besaran nominalnya, namun sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah kabupaten kepada anggota linmas, serta penghargaan bagi mereka yang rela memilih jalur pengabdian tanpa pamrih melalui penugasan menjadi satuan linmas.
Sebab, selain perlu adanya pelatihan dan peningkatan ketrampilan satlinmas sehingga terwujud satlinmas yang trampil, lincah dan sigap, juga perlu diberikan dorongan dan motivasi, berupa adanya fasilitasi kesejahteraan dari pemerintah, seperti bantuan tali asih dan santunan uang duka bagi anggota satlinmas untuk lebih memotivasi peningkatan kinerja satlinmas.
Maya juga berharap, bantuan ini selanjutnya juga dapat dijadikan sebagai modal usaha, sehingga ke depan akan berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan anggota linmas.
Selain pemberian tali asih yang berasal dari APBD, secara pribadi Maya juga memberikan santunan kepada para anggota LINMAS dan keluarga LINMAS yang meninggal.
0 Komentar