Lewati ke konten utama

Bantul Belajar Pengelolaan Sampah Wisata

Admin
20 kali dilihat

Menurut dia, permasalahan sampah kawasan wisata pantai memang menjadi perhatian pemerintah daerah (pemda) setempat, karena diakui saat liburan pantai dipenuhi sampah wisatawan, bahkan tidak jarang terjadi penumpukan sampah.

Oleh sebab itu, kata dia, melalui studi ke kota yang sudah terkenal dengan pariwisatanya itu diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengangani sampah wisatawan, demi meningkatkan pelayanan kepada pengunjung.
Ia mengatakan, pengelolaan sampah wisatawan di Kuta dilakukan dengan cara memasukkan dan membawanya menggunakan traktor, untuk kemudian diolah, sehingga tinggal dimasukkan bak sampah tanpa meninggalkan masalah baru.

"Di Kuta sudah menerapkan teknologi pengelolaan sampah modern dengan peralatan seharga Rp1,3 miliar, makanya kami coba nanti mau adakan itu atau truk sampah, kalau kami meniru Kuta pasti harus dengan biaya cukup," katanya.

Ia mengatakan, berbeda dengan pengelolaan sampah kawasan wisata di Bantul yang menggunakan truk pengangkut sampah milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bantul yang terkadang kesulitan keluar-masuk kawasan wisata karena terhalang arus pengunjung.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 4 + 2 ?