Dia menyebutkan, saat ini banyak forum honorer yang terbentuk. Masing-masing berjuang sendiri dan malah membingungkan pemerintah.
"Sekarang tidak usah melihat bendera siapa, kita lihat satu forum honorer se Indonesia yang berjuang untuk honorer K2. Jangan centang perenang. Yang menang jadi arang, yang kalah jadi abu. Tiba saatnya honorer bersatu," tegas Itong, sapaan akrab Riyanto.
Dia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan forum-forum honorer yang ada di Jawa Timur untuk berjuang bersama-sama. Langkah awal, memintakan kepada forum untuk menyusun program apa yang akan dibahas dengan Komisi II DPR RI pada 11 Desember 2014.
"Nantinya perwakilan dari forum honorer seperti FHK2I dan FHI akan memberikan masukan permasalahan honorer K2," ucapnya.
Ini dibenarkan Ketua Dewan Pembina FHI Hasbi. Katanya, FHI akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan FHK2I mengingat Jadwal audiensi di Komisi II DPR RI bersamaan diterima. Oleh karena itu perlu adanya kesepahaman dan kesamaan dalam memperjuangkan tenaga honorer.
"FHI dan FHK2I dalam membangun komunikasi Minggu yang lalu telah sepakat bahwa PNS harga mati tanpa tes," ujarnya.
Lanjut Hasbi, forum honorer akan meminta Komisi II DPR RI untuk turut memperjuangkan tenaga honorer menjadi PNS, karena penyelesaian tenaga honorer tidak terlepas dari kebijakan politis.
Honorer Ancam Tutup Semua Akses Menuju Jakarta
JAKARTA--Massa honorer kategori dua (K2) gabungan dari berbagai forum mengancam akan menutup semua akses jalan menuju Jakarta. Rencana aksi nasional yang waktunya belum ditetapkan ini sebagai bentuk protes terhadap ketidakpedulian pemerintah menyelesaikan masalah honorer K2.
"Jika di pertengahan Desember tidak ada progres dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), maka K2 akan aksi nasional dengan menutup semua jalan akses menuju Jakarta, seperti Pantura dan Bakaheuni-Merak pada jam dan tanggal yang sama," tegas Ketum Pengurus Besar Dewan Komite Honorer Indonesia (PB DKHI) Ali Masyhar kepada JPNN, Minggu (7/12).
Keinginan ini menurut Ali, atas desakan seluruh honorer K2. Lantaran mereka sudah lama menahan sabar. Dengan aksi ini, mereka berharap pemerintah melihat dan mendengar bahwa honorer K2 asli benar-benar ada dan solid.
Pernyataan serupa diungkapkan Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih. Meski waktu makin mepet, pihaknya masih meniti harapan ada perubahan di detik-detik terakhir.
"Mudah-mudahan ada solusi positif pada pertemuan 11 Desember nanti. Kalau tuntutan kami tidak dipenuhi terpaksa kami demo besar-besaran," ucapnya.
Diapun mengimbau seluruh honorer K2 yang tergabung dalam berbagai forum untuk menahan sabar sampai waktu aksi ditentukan. Titi masih mengupayakan jalan damai dan lobi-lobi.
"Kami mengapresiasi keinginan seluruh honorer yang kini kompak meski berasal dari berbagai forum untuk sama-sama berjuang. Namun untuk aksi nasional ini, kita tetap tunggu setelah pertemuan dengan Komisi II DPR RI tanggal 11 Desember pukul 10.00 WIB," tandasnya.
Sumber : jpnn.com
0 Komentar