Lewati ke konten utama

Bupati Minta Jajaran Kementerian Agama Kedepankan Lima Budaya Kerja Dalam Layani Masyarakat

Admin
20 kali dilihat

Sebagai anggota keluarga besar Kementerian Agama yang memiliki motto “ikhlas beramal", sudah seharusnya mereka memainkan peran terdepan sebagai pelopor tegaknya kejujuran, ketulusan niat dan keikhlasan bekerja dalam aktivitas keseharian.

Birokrasi Kementerian Agama harus siap menjalankan revolusi mental yang telah dicanangkan oleh Presiden RI, untuk itu perilaku dan budaya kerja yang tidak dikehendaki dan disukai masyarakat harus ditinggalkan.

Bupati menambahkan, dalam melayani masyarakat, jangan sekali-kali mempersulit hal-hal yang seharusnya bisa dilakukan dengan mudah dan sederhana. Birokrasi yang baik dan ideal di era reformasi dan revolusi mental harus meninggalkan kultur ”bapakisme”, yaitu segala hal bergantung pada atasan tanpa memberi ruang bagi berkembangnya gagasan, inisiatif dan prakarsa inovatif dari bawahan. Dalam kaitan ini yang perlu dibangun adalah loyalitas dan komitmen terhadap pembangunan akhlak dan moral yang berintikan kejujuran. Dan dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama, Bupati berharap kepada semua jajaran Kementerian Agama, untuk bertutur, berperilaku dan bersikap yang baik, serta melenyapkan ego sektoral, primordialisme kedaerahan, arogansi jabatan, sikap resisten terhadap kritik, serta menjauhi perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme.

Sementara itu, setelah upacara dilanjutkan ramah tamah antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dengan para pensiunan dan tokoh agama di Gedung Wanita, dengan harapan, seperti yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Muhtadin, bisa selalu terjalin silaturahmi serta komunikasi dan koordinasi antara pegawai aktif dan para senior, yang pada ujungnya bisa semakin memperkuat program kerja dan eksistensi Kementerian Agama dalam ikut membangun bangsa dalam berbagai aspek.

Bersamaan dengan acara tersebut, juga diadakan Spiritual Building Training (SBT) bagi karyawan Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo dan para pengajar yang berada dibawah kewenangan Kementerian Agama di Sasana Adipura Kencana oleh pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Purwokerto, H.Khairin Sofa. Kegiatan ini menurut ketua penyelenggara, Mahbub dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, untuk lebih menegakkan nilai-nilai integritas, profesionalitas, inovatif, tanggung jawab dan keteladanan sebagai ruh budaya kerja jajaran Kementerian Agama, sehingga mereka lebih peka terhadap berbagai hal yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan martabat Kementerian Agama. Dalam menjaga kepercayaan masyarakat ini, semangat membimbing, memperbaiki dan mencegah terjadinya kesalahan, harus tetap didahulukan daripada semangat menghukum oleh tiap jajaran Kementerian Agama.

Sebelum acara SBT, Mahbub menyerahkan piala kepada para pemenang, hasil berbagai kejuaran yang digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama ke-69, yakni juara lomba bulu tangkis, tenis meja, bola volley, hafalan pembukaan UUD 1945, hafalan Panca Prasetya KORPRI, adzan tingkat anak-anak dan dewasa serta penulisan naskah khotbah.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 2 + 4 ?