Lewati ke konten utama
1/3

Bupati Sambut Hangat Ratusan Pemudik Program Mudik Gratis 2026

Superadmin
24 kali dilihat

Sebagai salah satu bentuk perhatian kepada warga Wonosobo yang merantau, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, sambut hangat kedatangan ratusan pemudik “Program Mudik Gratis” di Pendopo Selatan, Senin (16/3/2026) malam.

Afif menyampaikan rasa bangga dan bahagia karena program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Jumlah armada yang digunakan tahun ini juga bertambah, jika tahun lalu hanya lima bus, tahun ini bertambah menjadi sembilan bus yang seluruhnya terisi penuh.

Afif menilai keberhasilan program ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Wonosobo dengan Ikatan Keluarga Wonosobo (IKW) di Jakarta.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada IKW, khususnya Mas Taqin yang diamanahi sebagai koordinator, yang telah mengawal teman-teman dari Jakarta hingga sampai di Wonosobo dengan selamat,” ungkapnya.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pemudik, Pemkab Wonosobo juga bekerja sama dengan kepolisian. Para pemudik yang telah tiba di Pendopo kemudian diantar menuju kecamatan masing-masing dengan pengawalan dari jajaran Polsek.

Selain itu, Pemkab juga menyediakan tempat istirahat serta minuman bagi para pemudik sebelum mereka melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimbuh) Wonosobo, Agus Susanto, menjelaskan sembilan armada yang mengangkut pemudik ke Wonosobo tahun ini, dua bus berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, enam bus dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo, serta satu bus hasil kolaborasi dengan Baznas.

“Seluruh armada tiba di Wonosobo dengan selamat dan para pemudik disambut langsung oleh Bupati di Pendopo. Setelah itu mereka diantar ke kecamatan masing-masing dengan pengawalan Polsek di seluruh kecamatan,” jelas Agus.

Sementara itu, salah satu pemudik, Narti, mengaku program mudik gratis sangat membantu para perantau, terutama yang memiliki keterbatasan biaya untuk pulang ke kampung halaman.

“Sangat membantu kami yang merantau, apalagi bagi yang kekurangan dana untuk pulang kampung,” ujarnya.

Narti yang bekerja di Jakarta mengatakan dirinya telah mengikuti program mudik gratis ini selama empat tahun berturut-turut. Ia menilai pelaksanaan program tersebut semakin baik dari tahun ke tahun.

“Sekarang semakin baik. Armada juga bertambah dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Informasi pendaftaran mudik gratis juga dinilai mudah diakses karena tersedia koordinator serta pendaftaran melalui tautan online.

Perwakilan Ikatan Keluarga Wonosobo (IKW), Taqin, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo atas sambutan yang diberikan kepada para pemudik.

Ia mengungkapkan bahwa sejak IKW mengawal program mudik dari tahun 2010 hingga sekarang, baru dalam tiga tahun terakhir para pemudik dari Jakarta disambut langsung di Pendopo Bupati.

“Ini apresiasi yang luar biasa. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang telah memberikan perhatian besar kepada para perantau,” ujarnya.

Secara keseluruhan, sekitar 280 pemudik dari wilayah Jakarta dan sekitarnya pulang ke Wonosobo melalui program ini. Jumlah tersebut diperkirakan masih bertambah dengan kedatangan empat bus lainnya dari program mudik yang difasilitasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program Mudik Gratis ini diharapkan dapat terus berjalan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang merantau, sekaligus memberikan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi masyarakat Wonosobo.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *