Lewati ke konten utama
1/4

Bupati Wonosobo Dorong Penguatan Kepercayaan ASN terhadap Pengelolaan Zakat BAZNAS

Admin
203 kali dilihat

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menegaskan pentingnya penguatan kepercayaan Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonosobo. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pentasharufan Akbar BAZNAS Kabupaten Wonosobo Tahun 2025, di Pendopo Selatan, Selasa (23/12/2025).

Afif menyampaikan bahwa transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat merupakan faktor utama dalam menjaga serta meningkatkan kepercayaan ASN sebagai muzakki.

“Pentasharufan zakat dan infak yang dikelola melalui BAZNAS ini merupakan wujud pertanggungjawaban kepada masyarakat, khususnya ASN yang selama ini telah tertib berzakat. Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap kepercayaan ini terus meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Afif.

Lebih lanjut, Afif menegaskan bahwa keberadaan BAZNAS memiliki peran strategis dalam mendukung upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, mengingat masih besarnya kebutuhan masyarakat yang tidak sepenuhnya dapat ditangani oleh pemerintah daerah.

“Tanpa dukungan BAZNAS, pemerintah daerah tentu tidak dapat bekerja secara optimal. Oleh karena itu, kepercayaan ASN dalam menyalurkan zakat melalui BAZNAS harus terus dijaga dan diperkuat,” tegasnya.

Afif juga menyinggung berbagai musibah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, seperti kebakaran rumah, tanah longsor, banjir, serta kondisi kemiskinan permanen akibat keterbatasan ekonomi, yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

“Dalam situasi tersebut, BAZNAS hadir sebagai solusi yang responsif dan tepat sasaran. Hal ini menunjukkan peran strategis BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Wonosobo Priyo Purwanto melaporkan bahwa pada kegiatan pentasharufan tahun ini, BAZNAS menyalurkan bantuan melalui lima program utama dengan total nilai sekitar Rp3,5 miliar.

Program tersebut meliputi Wonosobo Makmur bagi 218 mustahik, Wonosobo Peduli bagi 71 mustahik, Wonosobo Cerdas bagi 2.143 mustahik, penyaluran melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta Wonosobo Sehat bagi 285 mustahik, termasuk penanganan penderita TBC dan RTLH TBC.

Priyo juga menyampaikan bahwa BAZNAS RI telah mengakomodir usulan dari Kabupaten Wonosobo berupa 25 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun 2025, yang siap ditindaklanjuti sesuai ketentuan, termasuk pembukaan rekening bagi penerima manfaat.

“Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, kami berharap potensi penyaluran zakat di Kabupaten Wonosobo dapat terus meningkat sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo, BAZNAS, dan ASN, pengelolaan zakat diharapkan semakin optimal sebagai instrumen penguatan kesejahteraan sosial dan percepatan penanganan kemiskinan di Kabupaten Wonosobo.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *