Lewati ke konten utama
1/3

Bupati Wonosobo: Kinerja Awal Harus Jadi Fondasi Pembangunan Berkualitas Sepanjang 2026

Superadmin
32 kali dilihat

Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Pemerintahan Triwulan I Tahun Anggaran 2026. Hal ini, sebagai langkah strategis dalam memastikan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan berjalan optimal, terarah, dan akuntabel. 

Dalam arahannya, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah atas komitmen dan kerja keras dalam mengawal pelaksanaan program di awal tahun anggaran, Kamis, (9/4/2026), di Ruang Mangunkusuma.

“Secara umum, hingga Triwulan I, serapan anggaran telah mencapai 13,14 persen dan pendapatan daerah sebesar 13,60 persen. Ini merupakan awal yang cukup baik, namun harus terus kita tingkatkan dengan kerja yang lebih terarah danterukur,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya identifikasi dini terhadap berbagai kendala di lapangan agar tidak berkembang menjadi hambatan yang mengganggu pencapaian target. Forum Monev ini, menurutnya, menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap permasalahan dapat segera direspons dengan langkah perbaikan yang cepatdan tepat.

Afif juga mengingatkan agar seluruh perangkat daerah disiplin dalam menjalankan program sesuai rencana anggaran kas, guna menghindari penumpukan pekerjaan di akhir tahun yang berpotensi menurunkan kualitas hasil pembangunan.

“Yang kita kejar bukan sekadar angka serapan, tetapi bagaimana anggaran ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong penguatan koordinasi lintas perangkat daerah serta penghapusan sekat sektoral demi terciptanya sinergi pembangunan yang efektif. Hal ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terkait reformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) yang adaptif, produktif, dan berorientasi hasil.

“Sinergi tidak boleh berhenti pada forum, tetapi harusdiwujudkan dalam langkah konkret dan berkelanjutan demi mewujudkan Wonosobo yang sejahtera, adil, dan makmur,”pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, memaparkan progres penyelenggaraan pemerintahan Triwulan I Tahun 2026, mencakup kinerja APBD, pendapatan dan belanja daerah, serta realisasi PBB-P2. Selain itu, juga terkait indikator pembangunan, seperti angka kemiskinan, pendapatan per kapita, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka, serta Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Disampaikan pula implementasi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait reformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Wonosobo, Mohammad Kritijadi, memaparkan evaluasi pelaksanaan pembangunan Triwulan I Tahun 2026 yang mencakup 35 perangkat daerah, 15 kecamatan, dan 29 kelurahan.

Ia menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengetahui capaian realisasi fisik dan keuangan, kemampuan fiskal daerah, serta mengidentifikasi berbagai permasalahan dan hambatan yang dihadapi, sekaligus merumuskan strategi percepatan pembangunan.

Dalam paparannya, disampaikan beberapa strategi utama menghadapi kebijakan anggaran tahun 2026, antara lain, Percepatan realisasi APBD guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan daya beli masyarakat. Inovasi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak memberatkan masyarakat. Pemanfaatan Program Strategis Nasional (PSN) sebagai peluang pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan peran sektor swasta melalui kemudahan dan kepastian perizinan.

Rapat juga membahas hasil koordinasi pusat dan daerah terkait Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pengadaan barang dan jasa strategis tahun anggaran 2026, serta pengelolaan belanja tidak terduga.

Turut disampaikan pula paparan dari Kepala BPPKAD mengenai evaluasi kinerja APBD dan penguatan kapasitas fiskal daerah, serta dari Kepala Bappeda terkait strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Wonosobo.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *