Lewati ke konten utama

Dikeluhkan Tiket Kereta Wisata Mahal

Admin
24 kali dilihat

Hal ini diamini Munir (36), warga Ungaran, Kabupaten Semarang. Menurutnya, wisata kereta api ini memang sangat dirindukan masyarakat. Karena sebelum dilakuka reaktivasi jalur kereta api Ambarawa- Kedungjati, Kabupaten Grobogan dan revitalisasi Stasiun Ambarawa pernah ada dan lama dihentikan. Namun harga tiket Rp 50.000 per orang –menurutnya-- tak sepadan. Karena jarak tempuh antara dua wilayah tersebut terlampau dekat. Semestinya tarif yang diberlakukan kepada para wisatawan bisa lebih terjangkau. “Paling, perjalanan pulang pergi tak sampai satu jam,” tegasnya.

Ia juga mengatakan, sebagian wisatawan lokal mengaku harga tiket ini juga keberatan. “Padahal, mereka sangat ingin berwisata dengan dana terjangkau,” tegasnya. Masih menyambut liburan tahun baru, pihak pengelola Kampoeng Rawa meyiapkan petugas tambahan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung.

Manajer Kampoeng Rawa, Agus Sumarno mengatakan, jelang Natal lalu, pengunjung Kampoeng Rawa sudah mencapai 3.500 orang per hari. Ia memperkirakan jumlah pengunjung ini akan bertambah pada puncak libur akhir tahun nanti. “Ini tidak mungkin terlayani jika hanya dengan tenaga yang sudah ada,” katanya. Untuk mengantisipasi hal ini, pihaknya menambah jam kerja petugas keamanan internal. Karyawan keamanan yang bertugas malam, kita libatkan pada siang hari.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 7 + 2 ?