Lewati ke konten utama

Indonesia Butuh 5 Juta Kantong Darah

Admin
20 kali dilihat

Menurut JK, naiknya kebutuhan darah berbanding lurus dengan tren pengobatan masyarakat. Masyarakat beralih dari tradisional ke pengobatan modern di rumah sakit atau puskesmas. “Apalagi, sekarang ada fasilitas berobat gratis,” katanya.

Selain itu, faktor lain yang membuat kebutuhan darah naik adalah makin banyaknya jumlah kendaraan bermotor. Sebab, salah satu pengguna terbesar donor darah adalah korban kecelakaan di jalan raya. “Karena itu, PMI sudah kerjasama dengan Polri supaya masyarakat yang ingin buat SIM (surat izin mengemudi) diminta donor darah dulu,” ucapnya.

Dalam pembukaan Musyawarah Nasional PMI, JK atas nama Presiden Joko Widodo juga memberikan penghargaan Satyalancana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela 100 kali kepada 864 pendonor.

“Saya ucapkan terima kasih atas jasa saudara-saudara yang tanpa pamrih membantu sesama. Mudah-mudahan makin banyak masyarakat yang tergugah untuk ikut menyumbangkan darah,” ujarnya.

Sumber : jpnn.com

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 6 + 5 ?