Lewati ke konten utama

Kaki Gajah Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Admin
31 kali dilihat

Namun, pada 2012, angka itu menurun lantaran penderita meninggal dunia akibat faktor lain. Menurut, Kepala Loka Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Nyamuk Kementerian Kesehatan, Lukman Hakim, penyakit yang disebabkan oleh cacing filaria ini, ditularkan melalui gigitan nyamuk yang membawa cacing tersebut.

Di dalam tubuh manusia, cacing tersebut tumbuh menjadi cacing dewasa dan dan menetap di jaringan limfe sehingga mengakibatkan pembengkakan di kaki, tungkai, payudara, lengan, dan organ genital.

”Penyakit ini juga disebut penyakit parasit, karena cacing yang dibawa oleh nyamuk itu akan bersarang dan hidup di dalam tubuh manusia,” terangnya.

Lukman mengatakan, meskipun Indonesia jarang menemukan kasus luar biasa terkait Filariasis, tetapi, Indonesia adalah negara dengan kasus Filariasis paling tinggi dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara Lainnya.

Provinsi Aceh, NTT, dan Papua merupakan provinsi dengan kasus klinis tertinggi. Penyakit yang menyebabkan penebalan kulit ini, lanjutnya, bisa menyerang siapa saja, orang kota maupun orang desa, anak-anak atau dewasa.

”Jadi, untuk mengetahui gejala awal penyakit ini, tentunya suspek penderita harus di cek di laboratorium melalui pemeriksaan darah. Kalau sudah mewabah biasanya akan ada pemberian obat secara massal sebagai pencegahan,” ucapnya.

Sumber : jpnn.com

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 8 + 4 ?