KRENOVA 2025 Dorong Generasi Muda Berinovasi untuk Wonosobo
Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Seminar Pelajar “Menyiapkan Diri Merancang Masa Depan”, dengan menghadirkan narasumber utama, Wakil Rektor III UNSIQ, Dr. Elfan Kaukab, M.M., M.HI.Ak., Rabu, (29/10/2025) di SMAN 1 Wonosobo.
Selain seminar, kegiatan juga diisi dengan Mini Expo Produk Inovasi yang menampilkan karya-karya finalis KRENOVA tahun ini serta hasil inovasi terbaik dari tahun-tahun sebelumnya.
KRENOVA (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) merupakan program tahunan Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang bertujuan menumbuhkan semangat inovasi di kalangan masyarakat, pelajar, dan pelaku usaha. Melalui ajang ini, diharapkan muncul ide-ide kreatif yang bermanfaat, aplikatif, dan berdaya saing untuk mendukungpembangunan daerah.
Kegiatan tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya KRENOVA bekerja sama dengan SMAN 1 Wonosobo sebagai tuan rumah.
Dalam sambutannya, Sekretaris Bappeda Kabupaten Wonosobo, Agus Dwiatmojo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian lomba KRENOVA yang setiap tahun digelar untuk menumbuhkan budaya inovatif di masyarakat.
“Tahun ini kami tidak hanya melaksanakan lomba, tetapi juga memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk menyiapkan diri merancang masa depan. Seminar dan mini expo ini menjadi sarana menambah wawasan literasi, kreativitas, serta kemampuan berinovasi bagi pelajar,” ujarnya.
Sekretaris Bappeda juga menekankan bahwa tema KRENOVA 2025 difokuskan pada pengelolaan persampahan di Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, isu sampah merupakan salah satu tantangan penting daerah yang memerlukan inovasi dan partisipasi aktif masyarakat.
“Jika tidak ada terobosan, masalah sampah akan berdampak buruk bagi lingkungan. Karena itu, kami mendorong lahirnya ide-ide baru, terutama dari generasi muda, untuk menciptakan solusi nyata bagi pengelolaan sampah di daerahnya,” tambahnya.
Kepada seluruh peserta dari unsur pelajar, perwakilan OSIS, MPK, dan ekstrakurikuler sekolah, Dwiatmojo mengajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan semangat berinovasi.
“Mari kita kembangkan daya kepekaan dan kemampuan berpikir kreatif agar Wonosobo semakin maju dan lestari. Pemerintah daerah berharap generasi muda dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya untuk mewujudkan Wonosobo yang lebih baik,” pintanya.
Menurutnya, kegiatan KRENOVA Kabupaten Wonosobo telah menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Tahun sebelumnya, inovasi asal Wonosobo berhasil meraih juara dengan karya pengembangan bibit unggul padi Sri Kawum.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Wonosobo, Ibnu Rohmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan branding sekolah, yaitu sebagai sekolah berbasis riset.
“Kegiatan ini memotivasi siswa untuk berpikir kreatif di luar pelajaran akademik, dan menumbuhkan jiwa inovatif yang akan menjadi bekal dalam menghadapi masa depan,” ungkapnya.
Ibnu juga menambahkan bahwa inovasi dan kreativitas merupakan nilai tambah penting bagi siswa di era bonus demografi.
“Setiap ide dan karya merupakan bukti nyata kemampuan generasi muda. Dari kegiatan ini, siswa belajar bahwak reativitas harus terus diasah agar dapat menciptakan solusi dan peluang baru,” jelasnya.
Terdapat 59 peserta yang mengikuti KRENOVA 2025, terdiri atas 2 kategori yang mencakup kategori pelajar dan kategori umum/UMKM.
Dari seluruh peserta, dipilih 10 finalis kategori pelajar dan 10 finalis kategori umum yang akan menjalani tahap penilaian lanjutan selama tiga hari ke depan. Pengumuman pemenang dijadwalkan akan dilakukan setelah seluruh proses presentasi dan evaluasi juri selesai.
0 Komentar