Menurut Sekretaris Disnakertrans Wonosobo, Kristianto, beberapa layanan penunjang sengaja disiapkan pihaknya, seperti computer, yang bisa digunakan pencaker untuk mengakses informasi serta bisa digunakan untuk mencetak surat lamaran kerja atau editing grafis yang diperlukan.
Selain komputer, pihaknya juga menyediakan test TOEFL gratis yang bisa dimanfaatkan pencaker untuk meningkatkan kapasitas berbahasa Inggris mereka dan bisa membantu perusahaan untuk mengetahui kemampuan bahasa asing yang disyaratkan perusahaan. Rencana test akan dilakukan pada hari kedua gelaran Job Fair bertempat di Gedung Wanita.
Sedangkan untuk lebih membuka wawasan pencaker di Wonosobo, pihaknya sengaja membuka stand UPTD BLK yang dikhususkan untuk memperkenalkan dan memamerkan beberapa kreatifitas usahanya seperti pengolahan hasil pertanian dan tata boga, pelayanan bordir dan jahit. Harapannya mereka bisa tertarik bergabung dengan BLK agar lebih memiliki keahlian sehingga memudahkan mereka dalam mencari kerja.
Sama dengan gelaran Job Fair sebelumnya, lembaga yang bergerak dalam bidang jasa keuangan, seperti BPR, masih menjadi tujuan favorit para pencaker. Setidaknya hal tersebut dapat terlihat dari begitu banyaknya pencari kerja yang mengisi kolom formasi sebagai staf administrasi maupun tenaga pemasaran di beberapa perusahaan jasa keuangan yang menjadi peserta Job Fair II Tahun 2014.
Dari sekitar 150 pendaftar pertama yang mengembalikan formulir ke panitia, hampir 70 persennya mengisi kolom formasi sebagai tenaga pemasaran dan staf administrasi di BPR dan lembaga pembiayaan. Selebihnya, para pencaker lebih memilih tenaga teknis dan operator komputer di perusahaan lainnya.
Seperti pengakuan Hastuti (20), asal Garung, yang mengaku lebih memilih perbankan sebagai tujuan perusahaan yang dilamarnya, selain karena sesuai dengan ijazahnya di bidang akuntansi, juga karena jenjang karir yang pasti di perbankan serta besaran gaji yang menarik. Ia bersama rekan-rekannya mencoba melamar di beberapa lembaga keuangan dengan harapan salah satunya bisa diterima.
Gelaran rekrutmen sendiri terbuka bagi para pencari kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, seperti yang disampaikan Kristianto, Job Fair memang ditujukan untuk mempertemukan secara langsung para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan mereka. Dari 35 perusahaan yang terdaftar mengikuti job fair, dimana kali ini memasuki gelaran ke 7 kalinya dan tahun ke empat sejak digelar tahun 2010 ini, terdapat sekitar 3.000 formasi pekerjaan yang dapat dilamar para pencaker. Pihaknya berharap, target sebanyak 2.000 tenaga kerja dapat terserap dalam job fair kali ini. Dengan tercapainya target, maka maksud dan tujuan penyelenggara, yaitu untuk memberikan kontribusi dalam penurunan angka pengangguran di Kabupaten Wonosobo akan dapat terwujud.
Berdasarkan evaluasi gelaran job fair yang dilakukan beberapa waktu lalu, jumlah pencari kerja yang terserap di dunia kerja masih sangat minim, tercatat baru sekitar 400 orang yang bisa terserap di dunia kerja. Hal ini disebabkan beberapa standar yang ditetapkan perusahaan, yang belum bisa dipenuhi oleh pencaker. Untuk itu pihaknya menyiasati dengan membagi jadwal job fair sebanyak 2 kali. Untuk tahap pertama diselenggarakan pada bulan Juni dengan target untuk pencaker lulusan SMK sampai D3 sedang tahap kedua yang direncanakan pada bulan Desember kali ini dengan sasaran pencaker lulusan S1.
Dengan model open recruitment (rekrutmen terbuka) itu, Disnakertrans juga bermaksud memudahkan langkah para pencari kerja dalam menyesuaikan diri dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan yang menunjang formasi pekerjaannya. Kris meyakini, bertemunya pihak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan para pencari kerja secara langsung, akan mengurangi potensi kesalahan rekrutmen yang mengakibatkan tenaga kerja tak bertahan lama di perusahaan yang bersangkutan.
Digelarnya job fair tersebut juga disambut positif oleh Wakil Bupati, Maya Rosida. Dengan dibukanya kesempatan mengakses perusahaan secara langsung, Maya juga optimis para pencari kerja akan mendapat formasi pekerjaan sesuai dengan minat dan keterampilan yang dimiliki. Kepada ratusan pencari kerja yang hadir dalam acara pembukaan job fair, Maya berpesan agar mereka mengamati secara sungguh-sungguh perusahaan beserta formasi yang ditawarkan. Bagi yang memang belum sesuai, baik dari segi formasi maupun kompetensi dan keterampilan yang dimiliki, Maya meminta agar mereka tak patah semangat, dan tetap mengupayakan untuk berkarya sesuai kemampuan yang dimiliki.
0 Komentar