Lewati ke konten utama

Longsor Di Wilayah Kota, Kerugian Materiil Hampir 1 Milyar Rupiah

Admin
22 kali dilihat

Dari keterangan Camat Wonosobo, Faisal Radjul Buntoro SSos, ketika ditemui di kantornya Rabu (17/12), rincian total kerugian yang telah dihitung pihaknya, akibat musibah tanah longsor diperkirakan sebesar 922 Juta Rupiah. Terbesar berasal dari amblesnya bangunan lantai dua berukuran 7x13 meter milik Broto Setyono (40), pemilik warung soto Broto di tepi jalan T Jogonegoro, yang ditaksir mencapai 800 Juta Rupiah. Sementara kerugian cukup besar juga muncul dari tanah longsor di perumahan asli permai, yang menimpa bagian belakang rumah milik Heri dan Ismail. Kerugian materiil akibat longsornya tebing dan merusak sebagian rumah tersebut ditaksir mencapai 60 Juta Rupiah. Rusaknya senderan jalan penghubung Pagude-Kemiri dan senderan jembatan penghubung jalur Sidojoyo-Mulyojoyo juga memunculkan kerugian tak kurang dari 33 Juta Rupiah. Selain ketiga titik tersebut, musibah tanah longsor juga terjadi di Ngedok Staisiun, Kelurahan Wonosobo Barat, Ketinggring, Argopeni, dan Rowopeni di Kelurahan Kalianget, serta Kelurahan Kejiwan.

Atas kejadian bencana alam di wilayahnya, Faisal mengaku telah melakukan tinjauan lokasi dan mengambil beberapa langkah antisipatif. Khusus bagi para penghuni bangunan di atas sungai yang menyebabkan amblesnya tanah di tepi jalan T Jogonegoro, pihak Kecamatan menghimbau agar mereka mengosongkan bangunan. Sementara untuk warga yang tinggal di wilayah berpotensi longsor, Faisal berharap mereka lebih waspada, mengingat saat ini curah hujan masih cukup tinggi.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 2 + 9 ?