Lewati ke konten utama

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi SDN 3 Kertek, Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Admin
6 kali dilihat

Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. ke SDN 3 Kertek, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum istimewa bagi para siswa dan keluarga besar SDN 3 Kertek. Sejak pagi, Menteri Abdul Mu’ti bersama para siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat dengan penuh antusias. Kegiatan tersebut berlangsung meriah sekaligus menjadi bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat, aktif, disiplin, dan penuh keceriaan kepada anak-anak.

Senam Anak Indonesia Hebat sendiri merupakan salah satu bagian pendukung Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik. Gerakan tersebut diarahkan untuk membangun kebiasaan positif secara konsisten di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Mu’ti juga menyampaikan pesan moral kepada para siswa mengenai pentingnya membangun kebiasaan baik sejak dini. Ia mengajak anak-anak untuk membiasakan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Tujuh kebiasaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan rutinitas sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, disiplin, mandiri, memiliki kepedulian sosial, serta berakhlak baik. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menempatkan pembiasaan tersebut sebagai salah satu upaya untuk membentuk generasi Indonesia yang unggul dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045.

Suasana semakin akrab ketika Menteri Abdul Mu’ti berinteraksi langsung dengan sejumlah siswa. Ia berdialog dan menanyakan cita-cita serta harapan mereka di masa depan. Interaksi tersebut disambut antusias oleh para siswa yang tampak bersemangat menyampaikan cita-cita masing-masing.

Bagi para siswa, kesempatan bertemu dan berbincang langsung dengan Menteri Pendidikan menjadi pengalaman berharga. Kehadiran menteri di lingkungan sekolah juga memberikan pesan bahwa pendidikan bukan hanya tentang kegiatan belajar di ruang kelas, tetapi juga tentang membangun keberanian, karakter, semangat meraih cita-cita, dan kepercayaan diri anak-anak untuk menatap masa depan.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyambut baik kunjungan Mendikdasmen ke Kabupaten Wonosobo, khususnya ke SDN 3 Kertek. Menurutnya, kehadiran menteri di tengah-tengah para siswa menjadi bentuk perhatian sekaligus penyemangat bagi dunia pendidikan di daerah.

“Tentu kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat dankesan bagi kami, khususnya bagi anak-anak. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para siswa karena mereka dapat bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan, menyampaikan cita-cita, sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus belajar,” ujar Afif.

Bupati menilai penguatan karakter melalui pembiasaan positif perlu dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Sekolah, keluarga, pemerintah, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, baik dari sisi pengetahuan maupun karakter.

“Kita ingin anak-anak Wonosobo tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, percaya diri, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu meraih cita-citanya. Karena itu, pendidikan harus kita dukung bersama, tidak hanya oleh sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat,” lanjutnya.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai program penguatan karakter akan semakin optimal apabila diterapkan secara konsisten dan menjadi budaya dalam keseharian peserta didik.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sendiri menekankan bahwa kebiasaan positif perlu dilakukan secara terus-menerus hingga menjadi budaya dan terinternalisasi sebagai karakter. Pelaksanaannya membutuhkan keterlibatan keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.

Melalui kunjungan ini, SDN 3 Kertek tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempertemukan semangat anak-anak, perhatian pemerintah, dan komitmen bersama untuk membangun generasi masa depan.

Bagi Wonosobo, kehadiran Mendikdasmen di tengah para siswa menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, menyenangkan, sekaligus mampu membentuk karakter. Dari sekolah-sekolah di daerah, anak-anak Wonosobo diharapkan tumbuh dengan kebiasaan baik, semangat belajar, dan keberanian untuk bermimpi besar serta berkontribusi bagi bangsa dan negara.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *