Lewati ke konten utama

Mendikdasmen Resmikan Gedung MBS Kertek, Dorong Lahirnya Generasi Beriman, Berilmu dan Berakhlak

Admin
8 kali dilihat

Komitmen membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter terus diperkuat di Kabupaten Wonosobo. Salah satunya, ditandai dengan Tabligh Akbar dan Peresmian Gedung Muhammadiyah Boarding School (MBS) Kertek yang berlangsung di Kompleks MBS Kertek, Sabtu (15/8/2026). Hadir dalam acara tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, jajaran Pimpinan Muhammadiyah, unsur Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta keluarga besar Muhammadiyah dan masyarakat Wonosobo.

Peresmian gedung MBS Kertek menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem pendidikan di Wonosobo, khususnya pendidikan yang memadukan penguasaan ilmu pengetahuan, pendidikan keagamaan, pembentukan karakter, kemandirian, serta pengembangan kepemimpinan generasi muda.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan harapan agar keberadaan MBS dapat memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.

“Kami berharap dengan adanya pesantren ini dapat mencetak generasi beriman, berilmu dan berakhlak mulia serta terampil dan punya kemampuan kepemimpinan dalam memajukan bangsa dan negara,” ungkap Abdul Mu’ti.

Menurutnya, lembaga pendidikan berbasis pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral, spiritual, keterampilan, serta jiwa kepemimpinan.

Pendidikan, lanjutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Karena itu, proses pendidikan perlu memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang secara utuh, baik dalam aspek intelektual, karakter, keagamaan maupun keterampilan.

Sementara itu, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus menyambut baik perkembangan MBS Kertek sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dalam membangun pendidikan.

Menurut Bupati, kehadiran Menteri pada Tabligh Akbar dan Peresmian Gedung MBS Kertek merupakan sebuah kehormatan sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan merupakan ikhtiar yang harus dikerjakan secara bersama-sama antara pemerintah dan kekuatan masyarakat.

“Selama lebih dari satu abad, Muhammadiyah telah mengambil bagian dalam pembangunan umat dan bangsa melalui pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan berbagai bidang pengabdian. Nilai-nilai Islam dihadirkan dalam kerja nyata dan dikembangkan melalui semangat Islam yang berkemajuan serta moderat,” tutur Afif.

Ia menilai, kontribusi tersebut menjadi semakin penting ketika diwujudkan melalui pendidikan generasi muda. Sebab, masa depan Wonosobo dan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik yang dilakukan hari ini, tetapi juga oleh kemampuan bersama dalam menyiapkan generasi yang akan melanjutkan pembangunan.

Karena itu, keberadaan MBS Kertek, menurut Bupati, patut disambut dengan optimisme. MBS diharapkan mampu menjadi lingkungan pendidikan yang memadukan ilmu pengetahuan, kedalaman agama, dan pembentukan karakter.

“Dari tempat seperti inilah kita berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak, kemandirian, dan kepedulian terhadap sesama,”ujarnya.

Bupati juga memberikan apresiasi atas perkembangan MBS Kertek yang terus memperkuat jenjang pendidikannya, mulai dari SMP hingga SMA. Keberlanjutan pendidikan tersebut dinilai memberikan ruang yang lebih luas bagi para santri untuk tumbuh dan berkembang dalam lingkungan pendidikan yang utuh.

“Enam tahun masa pendidikan tentu menjadi ruang yang sangat berharga untuk memperkuat karakter, memperdalam ilmu, dan mempersiapkan mereka melanjutkan pengabdian pada jenjang yang lebih tinggi,” kata Afif.

Ia juga mengapresiasi ikhtiar MBS dalam mempersiapkan para santri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi Islam, termasuk membuka wawasan dan peluang pendidikan ke luar negeri.

Menurutnya, anak-anak Wonosobo perlu memiliki akar yang kuat sekaligus pandangan yang luas. Mereka diharapkan mampu mengenal dunia, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap memiliki nilai, karakter, serta jati diri yang menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyambut baik setiap ikhtiar masyarakat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Muhammadiyah melalui lembaga pendidikannya telah mengambil bagian dalam proses tersebut. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan dukungan sesuai kewenangan, sementara keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak.

“Semua perlu berjalan dalam semangat yang sama,”tegasnya.

Afif berharap gedung MBS Kertek yang diresmikan tersebut tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tetapi menjadi ruang tumbuh bagi ilmu pengetahuan, karakter, dan cita-cita generasi muda.

“Semoga gedung yang hari ini kita resmikan bersama menjadi tempat tumbuhnya ilmu, karakter, dan cita-cita. Tempat anak-anak kita belajar untuk menjadi manusia yang kuat dalam nilai, luas dalam wawasan, dan besar dalampengabdian,” harapnya.

Ia menambahkan, pembangunan gedung pada hakikatnya bukan hanya tentang bertambahnya fasilitas pendidikan, melainkan tentang hadirnya harapan baru bagi masa depan generasi muda.

“Yang kita resmikan hari ini memang sebuah gedung, tetapi yang sesungguhnya sedang kita rayakan adalah lahirnya sebuah harapan bagi masa depan generasi muda bangsa Indonesia,” pungkas Bupati.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Tower SMK Mutu Wonosobo oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar pengembangan sarana pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kabupaten Wonosobo.

Usai rangkaian kegiatan di Kompleks MBS Kertek dan agenda groundbreaking, Menteri Abdul Mu’ti bersama Bupati Wonosobo dan para tamu undangan melanjutkan kegiatan ramah tamah di Pendopo Bupati Wonosobo.

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun kualitas pendidikan.

Melalui kolaborasi tersebut, Wonosobo terus mendorong lahirnya generasi yang memiliki kompetensi, karakter, keimanan, wawasan luas, serta kemampuan kepemimpinan sehingga mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan negara.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *