Lewati ke konten utama
1/3

Pastikan Perayaan Nataru Aman Terkendali, Pemkab Wonosobo Gelar Rakor Lintas Sektor

Admin
82 kali dilihat

Dipastikan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat aman dan terkendali. Mengingat risiko lonjakan harga dan kelangkaan barang strategis seperti LPG dan BBM kerap terjadi pada hari besar keagamaan dan libur panjang.

Hal tersebut, ditegaskan Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat saat High Level Meeting TPID, Senin, (15/12/2025) di Pendopo Bupati. Untuk mensinergikan Perangkat Daerah, Instansi Vertikal dan stakeholder dalam memastikan ketersediaan bahan pokok kebutuhan masyarakat dan layanan umum saat Hari Natal dan Tahun Baru 2026.

Dengan kolaborasi dan sinergi yang baik antar stakeholder terkait, maka pelayanan kepada masyarakat akan terlaksana secara optimal dan meminimalisir potensi gejolak atau permasalahan di tengah masyarakat selama perayaan Nataru.

“Saya meminta TPID dan Perangkat Daerah terkait untuk memperketat pemantauan stok dan harga komoditas strategis hingga masa perayaan selesai. Laksanakan monitoring secara intensif di pasar, agen, dan swalayan, serta siapkan langkah antisipatif seperti operasi pasar secara terkoordinasi apabila diperlukan,” tegasnya.

Baik Pertamina, Perumda Air Minum Tirta Aji, Bulog, paguyuban pemilik SPBU, agen LPG, hingga PLN, diminta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Wonosobo guna menjamin ketersediaan kebutuhan masyarakat tanpa menimbulkan keresahan akibat kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan.

Selain itu, Afif memastikan kondisi infrastruktur jalan dan sarana prasarana lalu lintas, juga dalam keadaan baik dan aman, termasuk kesiapan transportasi umum untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Titik-titik rawan kecelakaan perlu diidentifikasi dan ditangani secara optimal.

Termasuk kesiapan objek wisata dengan sarana dan prasarana yang layak, aman, dan bersih, serta meningkatkan standar keamanan dan kesiapsiagaan darurat. Pastikan wisatawan merasa nyaman dan aman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati juga minta, perlunya menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban umum, baik selama pelaksanaan ibadah Natal maupun perayaan Tahun Baru. Kolaborasi lintas sektor bersama TNI dan Polri perlu dioptimalkan untuk pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, serta aktivitas masyarakat lainnya.

“Sektor kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan harus siaga 24 jam dengan ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, serta ambulans guna memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat yang mungkin terjadi selama libur Nataru,” tambahnya.

Terakhir, Bupati menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem. “Perlu disiapkan strategi mitigasi yang terstruktur dan peningkatan koordinasi antara Perangkat Daerah, relawan, serta seluruh pihak terkait, agar risiko bencana dapat ditekan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

“Dengan mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat soliditas, saya yakin kondusivitas wilayah Kabupaten Wonosobo selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat terwujud, sehingga masyarakat dapat merayakan dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” pungkas Afif.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo, menekankan terkait langkah-langkah strategis yang perlu ditempuh untuk mencegah lonjakan harga dan menjaga stabilitas ekonomi.

“Perlunya dirumuskan bersama jika terjadi inflasi, apa yang akan Pemkab lakukan agar bisa mengendalikan inflasi secara tepat,” pinta Andang. 

Menurutnya, Pemkab berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna menjaga ketersediaan barang dan jasa esensial pada harga yang terjangkau. Salah satunya melalui monitoring harga dan distribusi barang untuk menanggulangi potensi gejolak inflasi.

“TPID melalukan cek lapangan ketersediaan dan harga bapokting, jika ditemukan harganya tinggi maka dilakukan langkah dan skema antisipasi. Selain itu, pastikan destinasi dan atraksi pariwisata aman, Hotel homestay dan rumah makan dipantau, juga antisipasi gangguan kantibmas agar perayaan Natal bisa berjalan dengan lancar,” ujar Andang. 

Selain itu, Andang menekankan pentingnya pengawasan dan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok dan bahan kebutuhan lainnya yang biasanya mengalami lonjakan harga menjelang Nataru. Hal ini bertujuan untuk melindungi daya beli masyarakat dan mencegah terjadinya ketidakstabilan ekonomi yang dapat merugikan masyarakat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Wonosobo, Mohamad Kristijadi menjelaskan, rapat koordinasi persiapan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 memiliki relevansi yang sangat penting dalam konteks penyelenggaraan acara akhir tahun. Termasuk memberikan kesempatan kepada penyelenggara keamanan, kesehatan, dan acara dalam menyelaraskan langkah-langkah mereka. 

“Secara keseluruhan, koordinasi ini menjadi instrumen penting dalam menyusun rencana yang holistik dan terkoordinasi untuk merayakan Natal dan Tahun Baru, menjaga stabilitas ekonomi, dan memberikan perlindungan serta kenyamanan kepada masyarakat,” tutup Kritijadi.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan dalam paparannya menyampaikan, pihaknya akan menempatkan beberapa Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan dengan melibatkan ratusan personil serta rencana pelaksanaan operasi Lilin Candi selama 12 hari.

“Operasi Lilin Candi akan dilaksanakan 20 Desember 2025 - 2 Januari 2026 fokus yang kita amankan bukan hanya pas perayaan, tapi sebelum, pelaksanaan dan sesudahnya. Tahun ini akan ada 5 Pospam/Posyan antara lain Pospam Dieng, Pospam Kertek, Pos Terpadu Alun-alun dan Pospam Mendolo, dan Pospam Sawangan, dengan 300 personel dari kepolisian dan jumlah lainnya dari personel gabungan, baik dari TNI, Satpol PP serta tim kesehatan. Pihaknya juga sudah melalukan langkah-langkah awal, salah satunya mengundang pihak-pihak terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah yang ditentukan,” paparnya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *