Menurut Neta, pada pekan ini DPR sudah mengakhiri masa resesnya. Sehingga 12 Januari 2015 sudah mulai melakukan kerja legislatif. Jika Presiden mengirimkan nama Kapolri baru pada pekan ini, tentunya pada pekan depan Komisi III bisa segera memproses uji kelayakan dan kepatutan.
"Indonesia Police Watch berharap, jajaran Polri bisa solid dalam menentukan Kapolri baru," ungkap Neta.
Solid yang dimaksud Neta adalah seperti TNI dalam menetapkan KSAL dan KSAU. Dia mengingatkan, jangan seperti ayam yang saling berebut dan saling patuk. "Tapi harus seperti bebek yang baris teratur saat masuk kandang," ujarnya.
Artinya, ia melanjutkan, para senior harus berjiwa besar menerima kehadiran juniornya sebagai Kapolri baru hasil pilihan Presiden. Dengan demikian Akademi Kepolisian 1981 dan 1982 yang angkatannya sudah menjadi Kapolri dan Wakapolri, bisa rela dan berjiwa besar untuk melicinkan jalan kader Akpol 83 menjadi Kapolri baru.
Sumber : jpnn.com
0 Komentar