Lewati ke konten utama

Penambangan Pasir Liar Bisa Datangkan Bencana

Admin
21 kali dilihat

“Bencana yang ditimbulkan tergantung lokasinya,” ujar Julisetiono, saar dihubungi Republika, Selasa (16/12).

Menurut Julie, jika penambangan liar dilakukan di Sungai maka, dampak yang ditimbulkan yaitu tanggul yang terdapat di pinggir sungai bisa jebol. Hal tersebut jelas sangat merusak lingkungan disekitar sungai.

Selain itu, bencana longsor juga bisa terjadi akibat dari aktifitas penambangan pasir liar tersebut. Penambangan pasir yang sudah diatur dalam Perda semestinya harus dipatuhi untuk keselamatan.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat Sleman, khususnya yan g tinggal di daerah rawan longsor seperti Prambanan agar mewaspadai bencana longsor. Mengingat hujan cukup lebat hampir setiap hari mengguyur Yogyakarta. Masyarakat yang tinggal di bawah bukit untuk mengecek kondisi perbukitan untuk mengetahui situasi dan kondisi.

Ia mengakui BPBD Sleman sampai saat ini belum memiliki peta mengenai beberapa titik yang rawan terjadinya longsor. Akan tetapi secara makro, kata Julie, peta tersebut sudah dimiliki. “Nanti untuk peta ke titik rawan longsor baru akan diadakan 2015,” katanya.

Selain itu, pada tahun 2015 akan dipasang Early Warning System (EWS), terutama di daerah yang rawan longsor seperti Prambanan. Untuk saat ini, kata Julie, belum terpasang EWS pendeteksi longsor. Di samping itu, untuk pencegahan menghadapai bencana longsor, BPBD juga telah melakukan edukasi kepada masyarakat di Prambanan.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 1 + 3 ?