Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan untuk menggali bibit-bibit unggul potensi Qori Qoriah sekaligus lebih mengenalkan lembaga tilawatil Qur’an di tengah masyarakat, sehingga seni baca Al Qur’an akan semakin berkembang dan ujungnya akan semakin mendekatkan masyarakat kepada Al Qur’an serta semakin meningkatnya syiar Islam.
Dipilihnya Ustad Mukmin sendiri, lebih karena pengalamannya dalam ajang MTQ. Tercatat 12 kali ia tampil sebagai juara MTQ tingkat nasional dan 2 kali tampil sebagai juara MTQ tingkat internasional di Malaysia dan Iran pada tahun 2012 lalu, sehingga diharapkan akan bisa menularkan ilmunya pada Qori Qoriah, yang akan memberikan kesiapan mereka saat bertanding dalam ajang MTQ.
Senada dengan Eko, Wakil Bupati. Maya Rosida berharap kegiatan pengembangan wawasan Qori Qori’ah tersebut bisa dijadikan sebagai ruang untuk memfasilitasi minat serta keinginan para pecinta Al Qur’an serta mengembangkan kemampuan dan keterampilan mereka di bidang tilawatil Qur’an, sehingga bisa bermunculan Qori Qori’ah handal yang pada akhirnya menjadikan Kabupaten Wonosobo yang Qur’ani.
Ia juga berharap, melalui kegiatan ini, mampu membudayakan kembali nilai-nilai Al Qur’an, serta memasyarakatkan pesan-pesan Al Quran kepada masyarakat, melalui pendekatan bacaan, tulisan, pendalaman, serta pengamalan setiap ayat yang terkandung didalamnya, selain sebagai bahan kajian, sumber rujukan, sekaligus sumber inspirasi dalam melaksanakan berbagai program pembangunan, serta menjawab semua persoalan dan tantangan zaman. Termasuk melalui ketajaman pemikiran dan penafsiran pesan-pesan Al Qur’an, dapat menyelamatkan kehidupan manusia dimanapun serta kapanpun mereka berada.
Menurutnya, hal ini merupakan tugas seluruh umat manusia sebagai khalifah dimuka bumi, sehingga dalam situasi dan kondisi bagaimanapun, Al Quran harus dihadirkan sebagai pengayom dan petunjuk hidup, sebagai motivator dalam menyelesaikan semua persoalan, dan mewarnai setiap aspek kehidupan masyarakat Wonosobo serta mampu membentuk kehidupan yang sholeh atau kesalehan sosial.
Maya menekankan, kegiatan pengembangan wawasan bagi Qori Qori’ah ini harus dijadikan sebagai ruang untuk memandu bakat generasi penerus untuk mencintai Al Qur’an, serta diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga suri tauladan yang diterapkan Nabi Muhammad SAW dapat dipahami dan ditiru.
Dalam materinya, Ustad Mukmin menekankan beberapa hal, diantaranya wawasan seputar MTQ dan materi teknis perhakimannya serta perkembangan lagu-lagu dan variasi seni baca Al Qur’an.
Salah satu peserta, Khotimatul Ulya, mengaku terkesan dengan materi yang diberikan. Ia yang selama tahunan menggeluti seni baca Al Qur’an mengaku mendapat tambahn ilmu serta terbuka wawasannya, sehingga lebih mantap untuk lebih mengembangkan kemampuan tilawahnya dalam berbagai ajang kompetisi MTQ.
0 Komentar