Kepala Bagian Humas Setda, Drs Tri Antoro MSi menyebut bahwa longsor terbanyak menimpa kecamatan Watumalang, di mana terjadi 52 kejadian tanah longsor. Kedua terjadi wilayah Kejajar, di mana 15 titik terdeteksi terjadi di 6 desa. Sementara di 11 Kecamatan lain, kejadian longsor rata-rata sekitar 2 sampai 9 titik. Satu jembatan gantung di Sukoharjo juga dilaporkan hanyut akibat derasnya arus sungai Serayu.
Kejadian cukup luar biasa justru terjadi di wilayah Kota, di mana terjadi perluasan tanah ambles di tepi Jalan T. Jogonegoro Sapen, yang akhirnya menenggalamkan dua buah bangunan berupa warung soto terkenal dan sebuah BMT. Kejadian amblesnya tanah sebelumnya juga sudah terjadi di sebelah bangunan tersebut, yang membuat sebuah mobil MPV terperosok ke dalam lubang.
Atas kejadian-kejadian bencana tersebut, Kepala Bagian Humas, Tri Antoro mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk langkah penanganan selanjutnya.
Berikut beberapa foto kejadian tersebut :
Tanah Ambles

Tanah Longsor Dempes Kaliwiro
Jembatan Sukoharjo Ambruk

Tanah Longsor Tieng Dieng

Berbagai Bencana

0 Komentar