Lewati ke konten utama
1/3

TMMD Wujud Nyata Semangat Gotong Royong dan kebersamaan Membangun Desa

Admin
65 kali dilihat

Sebagai wujud nyata semangat gotong royong dan kebersamaan membangun desa, program TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, resmi ditutup Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Kamis, (6/11/2025), di Desa Dempel, Kalibawang, Wonosobo.

Dalam arahannya, Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas keberhasilan pelaksanaan TMMD yang tepat waktu sehingga lebih cepat dirasakan manfaanya oleh masyarakat.

“TMMD ini tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan nonfisik yang bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan warga. Kami sangat bangga dan akan melanjutkan apa yang telah dikerjakan TNI,” ujar Bupati Afif.

Afif menegaskan, keberhasilan TMMD tidak lepas dari sinergi kuat antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.

“Dengan berakhirnya TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap semangat kolaborasi antara TNI dan masyarakat terus terjaga, demi terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

Dandim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata komitmen TNI untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan wilayah.

“Apa yang telah kami kerjakan bersama masyarakat hari ini kami serahkan kepada Pemerintah Daerah sebagai bentuk sumbangsih TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah. Semoga karya ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, mempermudah mobilitas warga, dan menggerakkan roda perekonomian desa,” ungkap Dandim.

Program TMMD Sengkuyung Tahap IV, berhasil menyelesaikan sejumlah Sarana fisik, antara lain pembangunan jalan beton sepanjang 800 meter yang menghubungkan Dusun Kepirang, Desa Dempel, Kecamatan Kalibawang dengan Dusun Ketepeng, Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo. Dengan spesifikasi lebar 2,5 meter dan ketebalan 12 sentimeter.

Selain itu, TMMD juga membangun dua unit jembatan, satu unit rumah tidak layak huni (RTLH), serta dua unit jambanisasi bagi warga yang membutuhkan.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, sosialisasi hukum, serta pelatihan pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran sosial, semangat gotong royong, dan kemandirian masyarakat desa.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *