Lewati ke konten utama
1/4

Touring Bersama Bupati dan Anggota DPR RI Memyusuri Jalan Lingkar Sumbing

Superadmin
61 kali dilihat

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, bersama Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, Anggota Komisi V DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Wonosobo mengikuti touring menyusuri ruas Jalan Lingkar Sumbing, Sabtu (14/02/2026). Selain peninjauan lapangan dan tasyakuran atas selesainya pembangunan, kegiatan ini jugawujud dari kebersamaan dan sinergi pusat dan daerah.


Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Sumbing bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol kerja bersama yang lahir dari doa, harapan, dan perjuangan banyak pihak.


“Kita tidak hanya melihat hasil pembangunan jalan, tetapimelihat hasil kerja bersama. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.


Jalan Lingkar Sumbing merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya di kawasan lereng Gunung Sumbing. Akses yang semakin baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil pertanian, membuka akses kawasan potensial, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata.


Pembangunan jalan ruas Butuh – Bowongso, Kecamatan Kalikajar, memiliki panjang 3,2 kilometer dan telah rampung melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Tahun 2025.


Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Anggota Komisi V DPR RI atas dukungan dan perjuangan aspirasi pembangunan yang telah diberikan.


“Sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, dan pemerintah daerah adalah kunci percepatan pembangunan infrastruktur daerah yang berdampak luas dan berkelanjutan,” ujarnya.


Keberhasilan pembangunan Jalan Lingkar Sumbing juga tidak lepas dari partisipasi masyarakat yang dengan sukarela menghibahkan lahan seluas total 10.750 meter persegi.


Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen membantu proses pensertifikatan tanah serta memberikan pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) selama satu tahun untuk bidang tanah yang terdampak.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati bersama jajaran turut menandatangani prasasti gotong royong yang memuat nama-nama warga penghibah lahan sebagai bentuk apresiasi dan pengingat atas kontribusi mulia tersebut.


Kepala DPUPR Wonosobo, Nurudin Ardianto, menjelaskan bahwa pembangunan Lingkar Jalisu merupakan wujud nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat.


“Ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tetapi juga buah dari semangat gotong royong warga yang menghibahkan tanahnya sebagai amal jariah. Semoga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di jalur Lingkar Sumbing dan Wonosobo secara luas,” ujarnya.


Ke depan, Jalan Lingkar Sumbing diproyeksikan berkembang sebagai kawasan wisata sekaligus koridor ekonomi baru. Oleh karena itu, pengelolaan kawasan harus dilakukan secara tertib, bersih, serta memperhatikan tata ruang dan estetika lingkungan agar berkembang secara berkelanjutan.


Melalui monitoring dan evaluasi yang dikemas dalam touring bersama ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo memastikan bahwa pembangunan berjalan terencana, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Momentum tersebut sekaligus menjadi ungkapan rasa syukur atas terbangunnya Jalan Lingkar Sumbing, serta penguat komitmen bersama untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat konektivitas wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Wonosobo.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *