Lewati ke konten utama
1/3

ARTOTEL Wanasaba Resmi Dibuka, Dorong Investasi dan Penguatan Sektor Pariwisata

Superadmin
14 kali dilihat

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat meresmikan ARTOTEL Wanasaba di Saba Ageng Ballroom, Rabu (14/10/2026). Kehadiran hotel tersebut diharapkan memperkuat ekosistem pariwisata, meningkatkan daya tarik investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Wonosobo.

Menurut Afif, hadirnya ARTOTEL Wanasaba menjadi salah satu penanda berkembangnya sektor perhotelan di Wonosobo seiring meningkatnya potensi pariwisata, khususnya destinasi unggulan Dieng. Selain menyediakan akomodasi, hotel ini menawarkan fasilitas pertemuan, restoran, ruang pameran seni, serta beragam layanan yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan wisatawan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.

Selain itu, investasi di daerah tidak semata-mata berkaitan dengan bertambahnya jumlah usaha, tetapi juga membawa harapan terhadap terbukanya lapangan pekerjaan, tumbuhnya aktivitas ekonomi, bertambahnya pilihan akomodasi bagi wisatawan, serta semakin luasnya kesempatan masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan daerah.

“Kehadiran ARTOTEL kami pandang sebagai bagian dari sebuah ekosistem yang lebih besar, yaitu bagaimana pariwisata Wonosobo dapat berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas,” ujarnya.

Jelas Afif, Wonosobo memiliki daya tarik yang kuat melalui keindahan alam, kesejukan pegunungan, kekayaan budaya, kuliner, dan keramahan masyarakat. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar semakin dikenal luas dan mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Selain itu, sektor perhotelan memiliki posisi strategis karena kualitas akomodasi, pelayanan, kuliner, dan pengalaman wisata turut menentukan kesan pengunjung selama berada di Wonosobo. ARTOTEL Wanasaba dapat menjadi bagian dari pengalaman positif wisatawan sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), komunitas ekonomi kreatif, tenaga kerja lokal, serta sektor usaha lain yang tumbuh seiring perkembangan pariwisata.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab membangun fondasi dan menciptakan iklim yang baik. Dunia usaha menghadirkan investasi, inovasi, standar pelayanan, dan kesempatan kerja. Sementara masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan, merawat budaya, menghadirkan keramahan, serta memastikan setiap potensi lokal dapat berkembang secara berkelanjutan,” jelasnya.

Dengan kapasitas kamar dan fasilitas pertemuan yang lebih representatif, keberadaan hotel ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan Wonosobo dalam menyelenggarakan kegiatan pemerintahan, pertemuan bisnis, maupun berbagai acara lainnya.

“Kami ingin pemerintah hadir untuk mempercepat dan mempermudah proses perizinan. Dengan demikian, investasi dapat tumbuh dan berkembang, sehingga kedepan semakin banyak pilihan akomodasi yang tersedia bagi para tamu yang datang ke Wonosobo,” ungkapnya.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi penting untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bertambahnya kapasitas hotel juga diharapkan dapat meningkatkan peluang Wonosobo menjadi tuan rumah kegiatan pemerintahan tingkat provinsi, pertemuan berskala nasional, dan berbagai agenda lain yang berpotensi menggerakkan perekonomian daerah.

General Manager ARTOTEL Wanasaba, Antonius R. Sembodo, menjelaskan bahwa keputusan berinvestasi di Wonosobo didasarkan pada besarnya potensi pariwisata, terutama perkembangan kunjungan wisata ke Dieng, serta kebutuhan terhadap akomodasi dengan fasilitas yang lebih beragam.

Menurut Antonius, Wonosobo memiliki peluang untuk menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara. Selain itu, kebutuhan terhadap hotel yang mampu mengakomodasi kegiatan pertemuan dan acara juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menghadirkan ARTOTEL Wanasaba.

“Kami melihat potensi Wonosobo luar biasa. Seiring berkembangnya pariwisata Dieng, kebutuhan akan akomodasi juga semakin besar. Kami ingin menawarkan sesuatu yang berbeda dan mengakomodasi kebutuhan wisatawan maupun penyelenggara kegiatan,” jelas Antonius.

Ia menyampaikan bahwa ARTOTEL Wanasaba memiliki total 74 kamar dengan beberapa kategori, yakni Deluxe, Dining, dan Grand Suite, sebagaimana disebutkan dalam pemaparan manajemen. Hotel ini juga dilengkapi satu ballroom dan empat ruang pertemuan untuk mendukung berbagai kebutuhan acara.

Secara keseluruhan, fasilitas pertemuan yang tersedia disebut mampu mengakomodasi hingga sekitar 500 orang, bergantung pada pengaturan dan jenis kegiatan yang diselenggarakan.

Selain fasilitas kamar dan pertemuan, ARTOTEL Wanasaba menghadirkan tiga area bersantap, termasuk restoran dan kedai kopi, serta rooftop lounge dengan kolam renang air hangat (heated swimming pool) di lantai delapan. Kolam renang tersebut disiapkan pada suhu sekitar 31–33 derajat Celsius, sehingga menawarkan pengalaman berenang yang berbeda di kawasan pegunungan.

Kehadiran hotel ini diharapkan tidak hanya menarik tamu untuk menginap, tetapi juga mendukung aktivitas pertemuan, bisnis, kuliner, dan wisata.

Sementara itu, Assistant PR Manager ARTOTEL Group, Azalea Aniendita Natasya, menjelaskan bahwa ARTOTEL merupakan jaringan hotel butik yang menggabungkan unsur seni, desain modern, dan gaya hidup dalam pengalaman menginap.

Menurut Azalea, potensi alam dan pariwisata Wonosobo menjadi salah satu alasan ARTOTEL Group melihat peluang untuk mengembangkan usahanya di daerah ini. Selain itu, konsep seni yang menjadi karakter ARTOTEL diharapkan dapat menghadirkan ruang baru bagi seniman untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

“Di ARTOTEL, kami mendukung seniman lokal dengan menghadirkan ruang bagi mereka untuk memamerkan karya. Ketika tamu tertarik terhadap karya tersebut, terbuka pula kesempatan untuk mengapresiasi dan melakukan transaksi pembelian karya seni,” jelas Azalea.

Ia menyebutkan bahwa ruang seni atau Artspace menjadi salah satu fasilitas yang dikembangkan ARTOTEL untuk mempertemukan seniman, karya seni, dan pengunjung. Ke depan, peluang kolaborasi dengan seniman serta komunitas kreatif Wonosobo terbuka untuk dikembangkan melalui pameran, kegiatan bersama, dan pemanfaatan jejaring ARTOTEL Group.

“Besar harapan kami, keberadaan ARTOTEL Wanasaba dapat menjadi ruang kolaborasi yang mendukung perkembangan ekosistem seni dan ekonomi kreatif, sekaligus memperluas jangkauan karya seniman daerah kepada publik di luar Wonosobo,” pungkasnya.