Lewati ke konten utama

Kembangkan Klaster Pariwisata, FEDEP Wonosobo Satukan Desa Wisata

Admin
22 kali dilihat

Dalam acara pembukaan workshop pengembangan klaster pariwisata di Rumah Makan Sari Rasa, Senin 1 September 2014, Fatoni juga menyebut, pariwisata di Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu jenis insdustri yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan, standar hidup, serta menstimulasi sektor-sektor produktif lainnya. Mengingat kompleksitas sektor pariwisata, yang secara nyata memiliki imbas positif terhadap industri klasik, seperti kerajinan tangan, penginapan, dan transportasi itulah, FEDEP menilai perlu ada penguatan kelembagaan dan pembentukan kepengurusan klaster, sebagai motor penggerak klaster pariwisata. Melalui workshop tiga hari, yang dihadiri unsur perwakilan kelompok sadar wisata (pokdarwis), Dinas Pariwisata, perwakilan dari 15 Kecamatan, LSM, MPW, dan HBW tersebut, Fatoni selaku ketua penyelenggara, berharap akan terbentuk pula paket-paket wisata berbasis desa wisata, lengkap dengan profilnya.

Harapan yang sama juga diutarakan Kepala Bappeda, Drs Amin Suradi MSi. Dalam sambutan pembukaan workshop, Amin menegaskan perlunya semua pihak memahami betapa Kabupaten Wonosobo masih harus mengejar ketertinggalan. Di depan para peserta workshop, Amin mengungkap fakta, bahwa dari sisi pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Wonosobo yang baru bertumbuh sebesar 5,05 % pada Tahun 2013, masih di bawah pertumbuhan ekonomi rata-rata Propinsi Jawa Tengah. Upaya mengejar pertumbuhan ekonomi itu, menurut Amin bisa dilakukan dengan mengoptimalkan sektor pariwisata.

Pengembangan pariwisata, diproyeksikan Amin akan dapat menimbulkan multiplier effect bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat. Sebagai contoh, jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara, yang dari tahun ke tahun terus meningkat, memberi efek positif bagi okupansi hotel dan peningkatan pendapatan restoran hingga 12 % pada Tahun 2013. Hal itu menurut Amin seiring dengan pertumbuhan jumlah wisatawan, yang berkunjung ke Wonosobo di akhir 2013, mencapai 483 Ribu orang lebih, atau meningkat sebesar 14,62 % dibanding Tahun 2012.

Demi meningkatkan pemahaman akan pentingnya optimalisasi pengembangan sektor wisata melalui sistem klaster berbasis desa wisata itu, pihak FEDEP juga menghadirkan narasumber kompeten dari tenaga ahli regional pengembangan ekonomi lokal (TAR-PEL) Jawa Tengah. Selama 3 hari kedepan, para peserta akan diberikan materi terkait pemetaan eksisting potensi desa beserta pengembangannya, dengan model pembelajaran partisipatif.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *

Berapakah 2 + 7 ?