Mengingat dana tersebut juga merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, Sekda, yang dalam kepanitiaan bulan dana duduk sebagai Sekretaris, meminta agar para pengurus PMI bisa melaporkan penggunaan dananya secara transparan kepada publik. Selain itu, PMI Cabang Wonosobo juga sudah selayaknya segera mengirimkan sertifikat dan ucapan terimakasih kepada lembaga yang telah mendukung kesuksesan bulan dana. Dengan adanya transparansi dan bentuk perhatian atas dukungan dan partisipasi pihak-pihak terkait, Eko meyakini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap PMI di masa-masa mendatang akan semakin meningkat, sehingga target untuk menembus angka psikologis 1 Milyar Rupiah dapat terwujud. Namun demikian, Eko juga mengingatkan jajaran PMI untuk tidak melupakan adanya 20.567 lembar kupon yang belum kembali. Mengingat nominal yang tertera di setiap lembar kupon cukup variatif, yaitu mulai 1.500 sampai 2.000 Rupiah, Sekda berharap agar sejumlah kupon tersebut bisa kembali dalam bentuk dana riil, sehingga akan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk penanganan bencana maupun kebutuhan sosial lainnya.
Atas pencapaian panitia bulan dana yang berhasil melebihi target tersebut, Bupati Wonosobo, HA Kholiq Arif mengungkapkan apresiasinya. Terhadap beberapa dinas dan instansi, maupun BUMN/BUMD yang berhasil menghimpun dana PNS dan masyarakat hingga melebihi target, Bupati menyampaikan terimakasihnya. Dan bagi lembaga-lembaga yang masih belum bisa mencapai target, Kholiq berharap agar PMI mengevaluasi dan mencari solusi terbaik agar ke depan lebih optimal. Kepada jajaran PMI Cabang Wonosobo, Kholiq juga mengingatkan agar pembangunan gedung markas PMI di Andongsili segera diwujudkan. Sebelum masuk Tahun 2015, gedung tersebut diharapkan sudah dapat diselesaikan, dan sudah bisa dipergunakan untuk menunjang operasional PMI mulai awal Tahun 2015.
0 Komentar