Lewati ke konten utama
1/3

Dukung Pergerakan Ekonomi Masyarakat, Pemkab Himbau ASN Gunakan Transportasi Umum

Admin
24 kali dilihat

Sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam waktu dekat akan menerbitan surat edaran himbauan penggunaan transportasi umum oleh aparatur sipil negara (ASN), termasuk layanan ojol.

Kebijakan tersebut, disampaikan saat menerima audiensi 70 pengemudi ojol dari berbagai komunitas di Kabupaten Wonosobo, di Ruang Mangunkusuma Setda Wonosobo, Selasa (26/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para pengemudi menyampaikan delapan poin aspirasi yang sebelumnya juga telah disuarakan saat peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). Aspirasi itu meliputi dukungan penggunaan jasa ojol oleh ASN, fasilitasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi anak pengemudi, dukungan promosi pariwisata daerah, penyediaan ruang koordinasi komunitas, kemudahan administrasi pajak kendaraan, pembentukan koperasi, hingga pembuatan kartu identitas driver ojol Wonosobo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo, mengatakan, surat edaran Bupati ditargetkan terbit pekan depan sebagai bentuk dukungan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat sekaligus selaras dengan kebijakan efisiensi pemerintah.

“Insya Allah minggu depan sudah keluar surat edaran Bupati kepada ASN untuk menggunakan angkutan umum. Ini juga dalam rangka mendukung kebijakan efisiensi sekaligus membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujar Andang.

Terkait usulan pembentukan koperasi, Andang menegaskan, pemerintah daerah siap memberikan pendampingan apabila para pengemudi sepakat membentuk wadah ekonomi bersama.

Pemkab Wonosobo juga membuka peluang pembentukan organisasi resmi yang menaungi seluruh komunitas pengemudi online lintas aplikator di daerah tersebut. Menurut Andang, organisasi yang memiliki kepengurusan dan badan hukum yang jelas akan mempermudah koordinasi dengan pemerintah maupun pihak lain.

“Terkait organisasi, nanti akan difasilitasi agar kepengurusannya jelas dan memiliki badan hukum sehingga koordinasi bisa lebih mudah,” ujarnya.

Sementara itu, usulan bantuan BPJS Ketenagakerjaan gratis masih akan dikaji lebih lanjut dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Pemkab berencana mengundang pihak perusahaan aplikasi atau aplikator pada Juni mendatang guna membahas kemungkinan keterlibatan mereka dalam memberikan perlindungan sosial kepada para pengemudi.

Selain itu, pemerintah daerah menyatakan siap meminjamkan fasilitas ruang pertemuan untuk kebutuhan koordinasi komunitas ojol. Adapun penyediaan sekretariat permanen akan dibahas lebih lanjut setelah organisasi resmi terbentuk.

Terkait usulan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), Pemkab meminta data pendukung mengenai anak-anak pengemudi ojol yang membutuhkan bantuan pendidikan agar dapat ditindaklanjuti melalui dinas terkait maupun usulan ke pemerintah pusat.

Sementara itu Ketua Paguyuban Wonosobo Driver Online, Affat Fauzi, mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah terhadap aspirasi para pengemudi.

“Kami mengucapkan terima kasih karena hari ini difasilitasi oleh pemerintah daerah. Delapan poin yang kami sampaikan sudah mendapat tanggapan langsung dari Pak Sekda dan dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menurut Affat, para pengemudi berharap seluruh aspirasi tersebut dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan kesejahteraan driver ojol di Kabupaten Wonosobo. Ia juga menyatakan kesiapan komunitas ojoluntuk menindaklanjuti arahan pemerintah daerah terkait pembentukan organisasi bersama yang dapat mewadahi seluruh pengemudi online lintas aplikator di Wonosobo.

“Harapan kami, delapan poin yang sudah disampaikan tidak berhenti pada pembahasan saja, tetapi dapat direalisasikan secara bertahap demi kesejahteraan teman-teman driver,” katanya.

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai dengan tanda *